Tautan-tautan Akses

Perawatan, Diagnosis Gegar Otak Fokus Konferensi Olahraga Dunia


Atlet hoki AS dari klub Pittsburgh Penguins, Sidney Crosby, yang sempat menderita gegar otak. (Foto: Dok)

Atlet hoki AS dari klub Pittsburgh Penguins, Sidney Crosby, yang sempat menderita gegar otak. (Foto: Dok)

Lebih dari 30 dokter dan eksekutif dari cabang olahraga rugby, hoki, sepakbola dan atletik akan bertemu dalam konferensi tahunan kedua NFL mengenai gegar otak dalam olahraga profesional.

Para ahli medis dan para pejabat Liga Sepakbola Nasional AS (NFL) akan berkumpul dengan sesamanya dari cabang-cabang olahraga dunia papan atas, Sabtu (25/10), dalam upaya meningkatkan diagnosis tepat dan merawat gegar otak pada pemain.

Lebih dari 30 dokter dan eksekutif dari cabang olahraga rugby, hoki, sepakbola dan atletik akan bertemu di London dalam konferensi tahunan kedua NFL mengenai gegar otak dalam olahraga profesional.

Gegar otak dan trauma kepala yang diderita para atlet tetap menjadi topik yang kontroversial, memicu banyak olahraga dengan banyak kontak badan untuk mengubah aturan-aturan dan mengadopsi protokol-protokol baru untuk memastikan tingkat keselamatan pemain yang lebih tinggi.

NFL bulan April mengatasi gugatan hukum dari sekitar 5.000 mantan pemain yang menuduh mereka menutup-nutupi bahaya gegar otak dalam sebuah kontrak yang dapat menguras liga itu sebesar US$1 miliar.

Agenda pada pertemuan Sabtu termasuk pengumuman dari NFL mengenai kerjasama dengan sebuah yayasan yang mempelajari dampak jangka panjang dari gegar otak terhadap joki, dan pengungkapan hasil penelitian Liga Sepakbola Kanada mengenai identifikasi gegar otak lewat tes-tes gerakan mata, menurut Jeff Miller, wakil presiden senior NFL untuk kebijakan kesehatan dan keselamatan. [hd/dw]

XS
SM
MD
LG