Tautan-tautan Akses

Kepala Penyelidik Inggris: Perang Irak, Intervensi yang Sangat Buruk


Sir John Chilcot memaparkan laporan penyelidikan mengenai keterlibatan Inggris dalam Perang Irak di gedung Queen Elizabeth II Centre di London, Rabu (6/7).

Sir John Chilcot memaparkan laporan penyelidikan mengenai keterlibatan Inggris dalam Perang Irak di gedung Queen Elizabeth II Centre di London, Rabu (6/7).

Kepala tim penyelidik peranan Inggris dalam Perang Irak, hari Rabu (6/7) mengatakan, konflik di Irak adalah "intervensi yang berlangsung sangat buruk yang akibatnya dirasakan sampai sekarang."

Mantan pegawai negeri sipil atau PNS John Chilcot, berbicara ketika panelnya merilis sebuah laporan yang sudah lama ditunggu-tunggu hasil dengar keterangan publik selama beberapa tahun dan menganalisa 150.000 dokumen.

Mereka mencoba untuk menjawab apakah invasi pimpinan Amerika terhadap Irak itu perlu dan apakah pergolakan yang ditimbulkannya telah diantisipasi.

"Kami juga telah menyimpulkan bahwa penilaian mengenai kerasnya ancaman senjata pemusnah massal Irak dikemukakan dengan kepastian yang tidak beralasan. Meskipun ada peringatan tegas, konsekuensi dari invasi itu diremehkan. Perencanaan dan persiapan untuk Irak purna kekuasaan Saddam Hussein tidak memadai. Pemerintah gagal mencapai tujuan yang ditetapkan," papar Chilcot.

"Tidak ada senjata pemusnah massal ditemukan di Irak," tambahnya.

John Chilcot mengatakan aksi militer di Irak mungkin diperlukan dalam beberapa hal, tetapi pada bulan Maret 2003 saat itu, tidak ada ancaman segera dari Saddam Hussein.

Chilcot mengatakan risiko perselisihan internal dan kegiatan al-Qaida di Irak, serta ketidak-stabilan regional, jelas ada sebelum invasi dimulai.

Dia juga mengatakan Perdana Menteri Tony Blair telah diingatkan bahwa aksi militer akan meningkatkan ancaman yang dihadapi Inggris dari kelompok militan al-Qaida.

Perdana Menteri Inggris Tony Blair membantah tuduhan bahwa ia bertindak tidak jujur dalam mengemukakan alasan bagi perang yang menewaskan 179 tentara Inggris tersebut.

Blair mengatakan bahwa ia telah bertindak dengan itikad baik dalam apa yang dia yakini merupakan kepentingan terbaik bagi negara. [sp/al]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG