Tautan-tautan Akses

Perancis Pangkas Personil Militer untuk Perangi Terorisme


PM Manuel Valls mengatakan, Perancis akan menciptakan 2.680 pekerjaan baru di bidang keamanan (foto: dok).

PM Manuel Valls mengatakan, Perancis akan menciptakan 2.680 pekerjaan baru di bidang keamanan (foto: dok).

Perancis akan menciptakan 2.680 pekerjaan baru di bidang keamanan selama tiga tahun mendatang untuk membantu mengatasi ancaman ekstrimisme Islamis.

Perancis akan memangkas 7.500 pekerjaan militer lebih sedikit dari yang sebelumnya direncanakan untuk meningkatkan usaha memerangi terorisme, menyusul serangan sebelumnya bulan ini di Paris.

Presiden Perancis Francois Hollande bertemu dengan para penasehat tinggi keamanannya Rabu (21/1), untuk membahas program militer Perancis. Kantornya mengatakan, kementeriannya akan memangkas 18.300 pekerjaan, dan bukan 25.800 pekerjaan antara tahun 2015 dan 2018. Tahun ini, militer akan memangkas 1.500 pekerjaan lebih sedikit dari yang direncanakan dan akan dituntaskan menjelang musim panas.

Sementara itu, PM Perancis Manuel Valls mengatakan, Perancis akan menciptakan 2.680 pekerjaan baru di bidang keamanan selama tiga tahun mendatang untuk membantu mengatasi ancaman ekstrimisme Islamis.

Valls mengumumkan langkah baru itu, Rabu, dalam pertemuan mingguan kabinet, dengan mengatakan bahwa Paris akan mengeluarkan dana hampir 500 juta dolar untuk meningkatkan usaha memerangi terorisme, menyusul serangan maut di Perancis sebelumnya bulan ini.

Juga hari Rabu, tim penyidik Perancis mengatakan, mereka telah mendakwa empat orang sehubungan serangan di pasar Yahudi di Paris timur yang mengakibatkan empat kematian.

Menurut tim jaksa hari Rabu, keempat terdakwa itu berhubungan dengan Amedy Coulibaly, yang membunuh empat orang dalam penyanderaan di sebuah pasar swalayan Yahudi tanggal 9 Januari lalu. Sehari sebelumnya, dia membunuh seorang polisi perempuan. Keempat terdakwa itu diduga memberi bantuan kepada Coulibaly, yang akhirnya dibunuh polisi.

XS
SM
MD
LG