Tautan-tautan Akses

Perancis Minta Bantuan Internasional Perangi Boko Haram


Presiden Perancis Francois Hollande

Presiden Perancis Francois Hollande

Presiden Perancis Francois Hollande menghimbau dukungan internasional yang lebih besar dalam perang melawan Boko Haram di Kamerun, Chad Nigeria dan Niger.

Hollande mengatakan berbagi informasi intelijen militer harus ditingkatkan. Ia mengatakan angkatan udara Perancis sekarang bisa melancarkan pemantauan rutin ke daerah di mana Boko Haram beroperasi dan siap menyediakan informasi serta foto-foto mengenai pergerakan Boko Haram.

Presiden Hollande menambahkan bahwa situasi kemanusiaan pengungsi yang lari ke negara lain maupun yang masih berada di negara mereka sendiri setiap hari makin buruk.

Kamerun kini menampung puluhan ribu pengungsi khususnya dari Nigeria. Kamerun sendiri juga kewalahan menangani warganya yang lari dari tempat tinggal mereka, baik untuk menyelamatkan diri maupun untuk mencari penghidupan. Hollande menambahkan, Kamerun sangat membutuhkan bantuan segera dari masyarakat internasional.

Kamerun memperkirakan selain 50 ribu pengungsi dari Nigeria, ada 100 ribu lebih warganya sendiri yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Presiden Kamerun, Paul Biya mengatakan pembangunan negaranya sangat terhambat oleh aksi teror Boko Haram tapi ia berkomitmen untuk membasmi kelompok itu dan perlu dukungan internasional.

Presiden Biya mengatakan Kamerun tidak akan pernah menyerah dan akan memastikan Boko Haram dibasmi. Presiden Biya mengatakan militer Kamerun telah memastikan tidak sejengkal tanahpun jatuh ke tangan Boko Haram. Namun ia mengakui kelompok teroris itu terus menyerang tanpa henti.

Presiden Biya dan Hollande menandatangani empat perjanjian ekonomi, militer dan kerjasama untuk meningkatkan hubungan yang sebelumnya dicemari kecurigaan bahwa Perancis hanya akan mengeksploitasi Kamerun.

Sebelum Hollande tiba di Yaounde, warga Kamerun di pusat ekonomi, Douala, menghancurkan patung Pembebas Perancis- Jenderal Leclerk yang selama Perang Dunia II berperang di wilayah Perancis di Afrika dan membantu membebaskan Paris dari Nazi, Jerman.

Kamerun adalah persinggahan terakhir Hollande dalam lawatan selama dua hari ke Afrika yang juga mencakup kunjungan ke Benin dan Angola.

XS
SM
MD
LG