Tautan-tautan Akses

Perancis Janji Perbaiki Penampilan

  • Arif Budiman

Perancis bermain kurang meyakinkan pada pertandingan pertamanya melawan Urugay pekan lalu. Sementara itu, Swiss masih larut dalam kemenangan.

Pada hari ketujuh penyelenggaraan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Perancis akan menghadapi Meksiko di laga kedua mereka di Grup A, sementara Nigeria akan menghadapi Yunani dan Korea Selatan menantang Argentina di Grup B.

Di pertandingan pembukaan Kamis ini, Perancis akan berusaha memperbaiki permainannya saat melawan Meksiko di Polowane setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol dengan Uruguay. Perancis bermain kurang meyakinkan di laga pertama mereka sebelumnya, sedang Meksiko memulai awal yang meyakinkan saat menahan imbang Afrika Selatan 1-1.

Nigeria dan Yunani sama-sama membutuhkan kemenangan di Grup B jika mereka ingin menghindari kemungkinan terdepak di putaran pertama. Nigeria kalah 0-1 dari Argentina, sedang Yunani dipecundangi semifinalis tahun 2002 Korea Selatan 0-2. Strategi bermain cepat Nigeria kemungkinan akan menyulitkan Yunani yang diperkirakan akan menerapkan strategi bertahan.

Mantan juara dunia Argentina akan menghadapi Korea Selatan dalam pertandingan yang akan menentukan siapa yang akan masuk ke putaran kedua. Meski kurang terorganisasi, banyak pengamat menilai, Argentina tampil dominan dalam pertandingan pembukaan melawan Nigeria yang dimenangkannya, dan bahkan lebih meyakinkan dari skor yang hanya 1-0.

Spanyol Kecewa, Swiss Pesta Pora

Sementara itu, kekalahan sepak bola menyerang Spanyol dari apa pun jenis sepak bola Swiss dalam laga penyisihan Group H Piala Dunia Afrika Selatan di Stadion Durban, Rabu kemarin, mengejutkan bukan saja para pecinta dan pengamat bola tetapi terutama mengecewakan pelatih Vicente Del Bosque.

Betapa tidak, hanya dengan penguasaan bola 24 persen dan dua tendangan mengarah ke gawang dari sembilan percobaan, Swiss bisa menjungkalkan Juara Eropa 2008 itu.

Aksi Gelson Fernandez di menit ke-52 lewat serangan balik berhasil menjebol gawang Iker Casilas.

Spanyol menguasai 76 persen aliran bola dan melepaskan 25 tendangan, sembilan di antaranya berhasil dihalau penjaga gawang Diego Benaglio dan menghantam mistar gawang.

Pelatih Swiss Ottmar Hitzfeld membela strategi timnya. Pelatih asal Jerman itu mengatakan, sepak bola bertahan adalah pilihannya saat melawan Spanyol. Ia mengatakan, jika bermain menyerang melawan Spanyol, timnya kemungkinan akan kalah dengan skor besar.

Menyusul kemenangan atas Spanyol, masyarakat Swiss meluapkan kegembiraan mereka. Warga tumpah ruah ke jalan-jalan sehingga memacetkan jalanan di kota-kota besar di negara pegunungan Alpen itu.

Kemenangan ini membuat publik Swiss larut dalam perayaan tanpa memperdulikan hujan yang turun, sementara media lokal terus mengomentari kemenangan ini.

Swiss akan menghadapi Chili 21 Juni mendatang dalam lanjutan penyisihan Grup H. Tidak jelas apakah tim ini akan memberlakukan strategi yang sama saat menghadapi Chili yang bermain dengan gaya menyerang total saat mengalahkan Honduras 1-0.

Dengan kekalahan ini, Spanyol berharap dapat mencuri angka penuh saat melawan Honduras 22 Juni mendatang, untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar tetap terbuka.

XS
SM
MD
LG