Tautan-tautan Akses

Perancis Desak KTT Afrika Bahas Boko Haram


Presiden Perancis Francois Hollande berbicara di Baku, Azerbaijan Minggu (11/5).

Presiden Perancis Francois Hollande berbicara di Baku, Azerbaijan Minggu (11/5).

Presiden Perancis Hollande mengusulkan KTT itu kepada Presiden Nigeria Goodluck Jonathan Minggu (11/5) sewaktu melawat ke Baku, Azerbaijan.

Presiden Perancis Francois Hollande menyerukan kepada pemimpin-pemimpin Afrika untuk mengadakan pertemuan di Paris akhir pekan ini guna membahas isu bagaimana menangani sepak terjang Boko Haram.

Kelompok ekstrimis Islam itu bulan lalu telah menculik lebih dari 300 siswi Nigeria, sebuah tindakan teror yang telah menimbulkan kemarahan dunia.

Hollande mengusulkan KTT itu kepada Presiden Nigeria Goodluck Jonathan hari Minggu (11/5) sewaktu melawat ke Baku, ibukota Azerbaijan.

Beberapa siswi berhasil melarikan diri dari para penculik. Tetapi Boko Haram masih menahan 276 siswi lainnya. Kelompok militan itu telah menghina orang tua para siswi tersebut, mengancam untuk menjual ke-276 siswi itu ke pasar perdagangan manusia.

Sarah Lawan – seorang siswi berusia 19 tahun yang berhasil melarikan diri – menggambarkan kelompok bersenjata yang menculik mereka sebagai “terlalu mengerikan untuk digambarkan dengan kata-kata”. Ia mengatakan sangat sedih karena banyak teman-temannya yang “tidak berani” melarikan diri.

Korban lain yang berusia 16 tahun dan juga berhasil melarikan diri mengatakan sejumlah laki-laki yang menggunakan senapan serbu AK47 memerintahkannya untuk memasak makanan curian sebelum ia berhasil melarikan diri dengan dua siswi lainnya.

Paus Fransiskus hari Minggu menyerukan pembebasan ke-276 siswi itu, sementara Perdana Menteri Inggris David Cameron menyebut penculikan itu sebagai bagian dari “Islamis ekstrimis” yang mempergunakan kekerasan di Nigeria dan beberapa belahan dunia lainnya.
XS
SM
MD
LG