Tautan-tautan Akses

Peradilan Pakistan Tegakkan Vonis Hukuman Mati Kasus Penghinaan Nabi


Pengadilan Pakistan mengukuhkan hukuman mati terhadap seorang warga Kristen atas tuduhan penghinaan terhadap Nabi Muhammad, SAW (Foto: ilustrasi).

Pengadilan Pakistan mengukuhkan hukuman mati terhadap seorang warga Kristen atas tuduhan penghinaan terhadap Nabi Muhammad, SAW (Foto: ilustrasi).

Pengacara Sardar Mushtaq, Jumat (17/10) mengatakan perempuan umur 50 tahun itu telah mengajukan naik banding kepada Pengadilan Tinggi Lahore terhadap putusan yang mendapatinya bersalah karena telah menghina Nabi Muhammad, SAW.

Seorang pengacara pembela di Pakistan mengatakan sebuah pengadilan tinggi telah mengukuhkan hukuman mati terhadap seorang perempuan Kristen, yang vonis terhadapnya pada tahun 2010 karena menghina telah mengakibatkan dibunuhnya dua politisi pendukungnya.

Pengacara Sardar Mushtaq hari Jumat (17/10) mengatakan perempuan umur 50 tahun itu telah mengajukan naik banding kepada Pengadilan Tinggi Lahore terhadap putusan yang mendapatinya bersalah karena telah menghina Nabi Muhammad, SAW.

Mushtaq mengungkapkan pengadilan menolak permohonan bandingnya hari Kamis (16/10). Kasus tersebut menimbulkan kecaman dunia tahun 2011, sewaktu menteri rakyat golongan minoritas Pakistan, Shahbaz Bhatti, dan gubernur negara bagian Punjab, Salman Taseer, dibunuh karena membelanya dan menentang undang-undang penghinaan tersebut.

Menghina kitab suci Al-Qur’an atau Nabi Muhammad, SAW, dapat dihukum seumur hidup atau dihukum mati di Pakistan.

XS
SM
MD
LG