Tautan-tautan Akses

Penyerang Pusat Perbelanjaan AS Warga Keturunan Somalia


Warga berkumpul di depan pusat perbelanjaan tempat terjadinya kasus penikaman di Minnesota, AS.

Warga berkumpul di depan pusat perbelanjaan tempat terjadinya kasus penikaman di Minnesota, AS.

Tokoh masyarakat mengatakan penikaman itu tidak ada kaitannya dengan terorisme, meskipun ada klaim bahwa itu dilakukan oleh “seorang tentara ISIS”.

Laki-laki yang menikam sembilan orang di sebuah pusat perbelanjaan di negara bagian Minnesota telah diidentifikasi sebagai warga AS keturunan Somalia yang berusia 22 tahun.

Pemimpin komunitas Somalia di negara bagian itu mengatakan kepada VOA, tersangka, yang tewas ditembak polisi dalam serangan itu, adalah Dahir Adan.

Abdul Kulane mengatakan komunitas itu mengetahui Adan bekerja sebagai petugas keamanan paruh waktu dan merupakan seorang yang “cerdas dan dapat dipercaya”.

Kulane mengatakan tidak tahu motif atau gambaran lengkap di balik serangan tersebut. Ia menilai penikaman itu tidak ada kaitannya dengan terorisme, meskipun ada klaim yang disampaikan kantor berita yang dikelola kelompok Negara Islam (ISIS) bahwa serangan itu dilakukan oleh “seorang tentara ISIS”.

Ayah Adan, Ahmed Adan, mengatakan kepada surat kabar Star Tribunne bahwa polisi Sabtu malam (17/9) mengatakan putranya, Dahir, tewas di Crossroads Center di St. Cloud. Ditambahkannya, polisi tidak menyebut serangan di pusat perbelanjaan itu tetapi menyita foto-foto dan bahan-bahan lain dari apartemen keluarga tersebut.

Pihak berwenang belum mengumumkan kepada publik pelaku penikaman yang dikatakan tewas ditembak seorang polisi yang sedang tidak bertugas tetapi kebetulan berada di lokasi. Tidak seorang korban pun menderita luka-luka yang mengancam nyawa mereka.

Biro Penyelidik Federal FBI menyelidiki penikaman itu sebagai “potensi tindakan terorisme”. [em]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG