Tautan-tautan Akses

Penyelidikan Nuklir Iran Kembali Tertunda


Presiden Iran Hassan Rouhani, kanan, berjabat tangan dengan Kepala Badan Nuklir PBB, Yukiya Amano di Teheran, 17 Agustus 2014. (Foto: dok.)

Presiden Iran Hassan Rouhani, kanan, berjabat tangan dengan Kepala Badan Nuklir PBB, Yukiya Amano di Teheran, 17 Agustus 2014. (Foto: dok.)

Para diplomat mengatakan bahwa upaya terbaru PBB untuk menyelidiki tuduhan bahwa Iran sedang membuat senjata atom telah macet.

Para diplomat itu meminta agar nama mereka tidak disebutkan karena informasi mereka bersifat rahasia. Iran membantah sedang membuat senjata nuklir.

Yukiya Amano, kepala badan nuklir PBB, optimis bulan lalu setelah pembicaraan dengan Presiden Iran Hasan Rouhani. Tapi para diplomat itu mengatakan belum ada kemajuan substansial sejak bulan Februari ketika kedua belah pihak sepakat untuk memulai kembali investigasi.

Kurangnya kemajuan itu mengurangi kemungkinan bahwa Amerika dan lima negara lain di dunia akan memenuhi tenggat bulan November untuk mencapai kesepakatan dengan Iran untuk mengurangi program nuklirnya dengan imbalan bantuan sanksi. Amerika Serikat mengatakan bahwa badan nuklir PBB harus menyatakan pihaknya telah menyelesaikan penyelidikannya sebagai bagian dari suatu kesepakatan .

XS
SM
MD
LG