Tautan-tautan Akses

Penyelidik AS Kunjungi Konsulat AS di Benghazi, Libya


Pasukan keamanan Libya menjaga gedung konsulat AS di Benghazi (foto: dok).

Pasukan keamanan Libya menjaga gedung konsulat AS di Benghazi (foto: dok).

Beberapa penyelidik AS dari FBI berada beberapa jam di konsulat AS di Benghazi, Libya hari Kamis, kunjungan pertama sejak serangan terhadap konsulat Amerika bulan lalu.

Para pejabat Pentagon mengatakan penyelidik Amerika telah mengunjungi Benghazi di Libya timur untuk pertama kali sejak serangan terhadap konsulat Amerika di kota itu yang menewaskan Duta Besar Amerika untuk negara itu bulan lalu.

Juru bicara Departemen Pertahanan George Little mengatakan tim Biro Penyelidik Federal (FBI) berada beberapa jam di Benghazi hari Kamis, didampingi oleh pasukan Amerika yang menyediakan transportasi dan keamanan.

Para pejabat keamanan Libya mengatakan tim FBI memeriksa gedung konsulat Amerika yang rusak dan mengumpulkan barang bukti. Mereka mengatakan jalan menuju kompleks itu diblokir oleh kendaraan militer Libya yang dilengkapi senjata.

Militan membakar konsulat Amerika di Benghazi dan menembaki rumah tempat berlindung milik Amerika di dekat konsulat itu pada tanggal 11 September, menewaskan Duta Besar Amerika Chris Stevens dan tiga warga Amerika lainnya, termasuk seorang ahli komputer Departemen Luar Negeri dan dua mantan anggota pasukan komando Angkatan Laut Amerika. Pemerintah Amerika dan Libya mengatakan insiden itu adalah serangan teroris.

Belum jelas mengapa penyelidik Amerika itu tidak mengunjungi Benghazi lebih awal. Juru bicara Pentagon mengatakan kepada para wartawan bahwa sejak serangan itu, pemerintahan Obama telah "mencari petunjuk dari dengan berbagai cara," tidak "tinggal diam menunggu informasi" yang masuk.
XS
SM
MD
LG