Tautan-tautan Akses

Penyelidik MH17 Temukan Pecahan Logam yang Diduga dari Misil Rusia


Seorang petugas memeriksa sebuah puing dari pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di sebuah desa di Ukraina timur (foto: dok).

Seorang petugas memeriksa sebuah puing dari pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh di sebuah desa di Ukraina timur (foto: dok).

Para penyelidik internasional jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 sedang menguji beberapa pecahan logam yang kemungkinan berasal dari sebuah misil.

Para penyelidik jatuhnya pesawat Malaysian Airlines nomor penerbangan MH17 di Ukraina timur telah menemukan pecahan-pecahan logam yang kemungkinan berasal dari misil darat ke udara Rusia.

Para peneliti Belanda mengatakan, dalam sebuah pernyataan Selasa (11/8), para penyelidik dari Belgia, Australia, Ukraina, Malaysia dan Belanda yang melakukan penyelidikan kriminal atas jatuhnya pesawat Malaysia itu sedang menguji beberapa pecahan logam yang kemungkinan berasal dari misil darat-ke-udara Buk itu.

Para jaksa penuntut mengatakan, pecahan-pecahan misil itu penting dalam penyelidikan kriminal karena kemungkinan akan memberi informasi lebih jauh mengenai siapa yang terlibat dalam jatuhnya MH17. Mereka menambahkan, para penyelidik akan mendapat bantuan dari banyak pakar forensik dan senjata internasional untuk memastikan asal pecahan-pecahan itu.

Para jaksa mengatakan, pada saat ini mereka tidak dapat menarik kesimpulan mengenai adanya hubungan antara pecahan-pecahan yang ditemukan itu dengan jatuhnya MH17.

Pesawat Malaysian Airlines dengan nomor penerbangan MH17 jatuh tanggal 17 Juli tahun lalu di wilayah Donetsk, Ukraina, di kawasan yang dikuasai separatis pro-Rusia yang berperang melawan pasukan pemerintah Ukraina. Seluruh 298 orang di dalam pesawat itu, umumnya warga Belanda, tewas.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG