Tautan-tautan Akses

Penumpang Pesawat Libya yang Dibajak Kembali ke Tripoli


Beberapa dari 111 penumpang pesawat Libya yang dibajak dan dialihkan ke Malta, tiba di bandar udara Mitiga di Tripoli (24/12). (Reuters/Hani Amara)

Dua pembajak menyerahkan diri kepada polisi hari Jumat setelah membebaskan semua penumpang yang disandera.

Lebih dari 100 penumpang pesawat yang sebelumnya dibajak dan kemudian dialihkan ke Malta, telah kembali ke ibukota Tripoli, tujuan awal penerbangan itu.

Ke-111 penumpang yang terbang dari bagian barat daya kota Sabha tiba di Tripoli hari Sabtu (24/12) dengan pesawat Afriqiyah Airways, maskapai penerbangan nasional Libya.

Perdana Menteri Malta Joseph Muscat mengatakan dua pembajak menyerahkan diri kepada polisi hari Jumat setelah membebaskan semua penumpang yang disandera.

Sebelumnya kedua pembajak memerintahkan pilot terbang ke Roma, tetapi kemudian beralih ke Malta setelah mereka diberitahu bahwa pesawat tidak memiliki cukup bahan bakar untuk mencapai ibukota Italia itu.

Kedua pembajak membebaskan sandera dalam tiga kelompok terpisah sebelum akhirnya menyerahkan diri. Perdana Menteri Malta Joseph Muscat mengatakan kedua pembajak kini ditahan dan sedang menjalani interogasi.

Menteri Luar Negeri Libya Taher Siala mengatakan kedua pembajak itu adalah pendukung diktator Moammar Gadhafi dan meminta suaka politik di Malta, meskipun Muscat kemudian membantah pernyataan permintaan suaka itu. Siala juga mengatakan kedua pembajak ingin membentuk partai politik pro-Gadhafi.

Polisi mengatakan mereka menemuka sebuah granat dan dua senjata api di dalam pesawat, meskipun Muscat kemudian mengirim pesan lewat Twitter bahwa setelah penyelidikan diketahui bahwa senjata-senjata itu ternyata palsu.

Siala juga mengatakan awak pesawat dan penumpang diinterogasi tentang apa yang terjadi sebelum diterbangkan pulang ke Libya Sabtu pagi.

Kedua pembajak membebaskan 109 dari 118 penumpang di pesawat tidak lama setelah pesawat mendarat dan tim darurat siaga di landasan pacu. Dalam waktu beberapa jam, sisa sandera dibebaskan dan polisi menangkap kedua pembajak.

Seluruh penerbangan di bandara internasional Malta sempat dibatalkan, tetapi petugas bandara mengatakan operasi di bandara kembali normal Jumat sore

Sedikitnya 44 penerbangan terkena dampak akibat insiden itu. [em]

XS
SM
MD
LG