Tautan-tautan Akses

Penonton Khawatir, Tangga Stadion di Rio de Janeiro Goyang


Para pekerja konstruksi saat merenovasi stadion Maracana di Rio de Janeiro (foto: dok).

Para pekerja konstruksi saat merenovasi stadion Maracana di Rio de Janeiro (foto: dok).

Para penonton dari berbagai negara hari Selasa (17/6) mengatakan bahwa mereka khawatir bahwa tangga menuju stadion itu mungkin akan roboh.

Tangga yang digunakan penonton untuk masuk dan keluar dari stadion Maracana di kota Rio de Janeiro bergoyang-goyang ketika para penonton menggunakan tangga untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia antara Argentina dan Bosnia akhir pekan lalu.

Para penonton dari berbagai negara hari Selasa (17/6) mengatakan bahwa mereka khawatir bahwa tangga menuju stadion itu mungkin akan runtuh.

Sebuah rekaman video oleh oleh seorang fotografer Brazil menunjukkan saat para penonton yang keluar dari stadion Maracana menaiki tangga, tangga itu tampak bergoyang-goyang, sehingga mereka harus berpegangan pada perancah besi untuk menopang agar tidak terjatuh.

Tangga ini merupakan pintu masuk ke stadion Maracana dan juga jalan keluar para penonton menuju sebuah jalan beton yang mengarah ke stasiun kereta bawah tanah setelah pertandingan.

"Ketika orang-orang berjalan di atasnya, kayu alas tangga bergetar, sehingga (kami khawatir) dengan ribuan orang yang berjalan di tangga, mungkin akan bisa terjadi kecelakaan (roboh)," kata Jorge Martinez, seorang insinyur asal Meksiko yang menggunakan tangga tersebut usai menonton pertandingan hari Minggu malam. Foto udara stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brazil (8/6).

Foto udara stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brazil (8/6).



Pemerintah negara bagian Rio de Janeiro, Brazil mengeluarkan pernyataan yang mengatakan tangga-tangga tersebut telah diperiksa menyusul berbagai keluhan, strukturnya telah diperkuat dan kemudian dilakukan pemeriksaan ulang hari Selasa untuk memastikan keselamatan para penonton.

Tapi para penonton yang menggunakan tangga -- dan merasakan tangga itu bergetar -- mempertanyakan mengapa tangga yang lebih permanen tidak dibangun dari beton untuk memastikan keselamatan.

Padahal di sisi lain stadion Maracana, bagian pintu masuk terpisah untuk penonton kelas VIP, semua tangga dibangun dari beton. Seorang penonton asal Chile, Juan Miranda mengatakan ia melihat para pekerja konstruksi menyolder perancah yang menahan tangga kayu hari Selasa.

"Anda dapat melihat bahwa di bagian penonton VIP, jalan dan tangga masuk benar-benar bagus, tapi di sini di mana hampir sebagian besar penonton masuk stadion, justru tangganya rusak dan tidak aman," keluh Miranda. "Bahkan saya tidak melihat ada informasi apapun tentang berapa kapasitas maksimum tangga tersebut. Besok tempat ini akan menjadi lautan orang di sini, jadi saya akan datang lebih awal untuk berjaga-jaga agar aman."

Stadion Maracana memiliki enam bagian tempat duduk dan lima bagian di antaranya (kecuali kelas VIP) mengharuskan penonton yang keluar dari kereta bahwa tanah untuk menyeberangi jalan beton panjang dan kemudian turun melalui tangga sekitar dua tingkat sebelum mereka bisa masuk ke dalam stadion. Ketika para penonton meninggalkan stadion, mereka harus mengulangi jalan yang sama dengan menaiki tangga tersebut.

Seorang pentonton asal India, Dipendu Biswas, mengatakan bahwa tangga-tangga tersebut bergetar sepanjang waktu ketika ia pergi usai pertandingan.

Biswas mengaku bahwa dia takut itu bahwa tangga itu mungkin akan runtuh akibat beban berat para penonton, tetapi mengatakan bahwa tangga stadion Maracana adalah satu-satunya pengalaman buruk prasarana yang dibangun untuk Piala Dunia, setelah ia menyaksikan pertandingan di Sao Paulo dan Rio de Janeiro.

"Ini satu-satunya kekurangan yang mengkhawatirkan yang saya lihat sejauh ini (di Piala Dunia)," katanya.
XS
SM
MD
LG