Tautan-tautan Akses

Penjualan Ritel Turun 8,5 Persen di Jepang


Penjualan mobil di Jepang jatuh 32,8 persen, sementara penjualan mesin-mesin turun 17,3 persen.

Penjualan mobil di Jepang jatuh 32,8 persen, sementara penjualan mesin-mesin turun 17,3 persen.

Penurunan penjualan ritel ini lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya, dengan penurunan terbesar pada penjualan kendaraan.

Penjualan eceran di Jepang menderita penurunan paling tajam dalam 13 tahun bulan Maret, karena tertekan oleh gempa bumi dan tsunami yang menewaskan ribuan orang dan menganggu sektor manufaktur negara tersebut.

Data Kementerian Perdagangan Jepang yang dikeluarkan Rabu menunjukkan penjualan eceran turun 8,5 persen dari bulan yang sama setahun sebelumnya, penurunan yang jauh lebih besar daripada enam persen yang diramalkan sebelumnya. Kementerian Perdagangan Jepang mengatakan penjualan kendaraan jatuh 32,8 persen, sementara penjualan mesin-mesin turun 17,3 persen. Tetapi, penjualan bahan bakar meningkat hanya sedikit di atas lima persen, terutama karena harga yang tinggi.

Laporan ini dikeluarkan sementara badan penilai kelayakan kredit Standard and Poor's (S&P) menurunkan peringkat utang Jepang dari stabil ke negatif. S&P mengatakan utang negara Jepang yang sangat besar dapat memburuk karena negara ini akan menghabiskan banyak biaya pembangunan kembali pasca-bencana.

Pemerintah Jepang telah mengusulkan anggaran 50 miliar dolar untuk membiayai usaha pembangunan kembali di bagian timur laut.

XS
SM
MD
LG