Tautan-tautan Akses

Penjualan di China Dongkrak Box Office Global 2012


Robert Downey Jr. berpose di depan poster film "Marvel's The Avengers", salah satu film box office pada 2012. (Foto: Dok)

Robert Downey Jr. berpose di depan poster film "Marvel's The Avengers", salah satu film box office pada 2012. (Foto: Dok)

Penjualan tiket box office global untuk film-film Hollywood naik pada 2012, terutama karena lonjakan yang besar di China.

Hollywood mengalami tahun yang baik pada 2012, baik secara internasional maupun domestik, karena penjualan tiket box office global naik 6 persen menjadi US$34,7 miliar, sebagian didorong lonjakan besar di China yang membuat negara itu menjadi pasar internasional terbesar.

Baik asosiasi film Motion Picture Association of America (MPAA) dan asosiasi pemiliki bioskop National Association of Theatre Owners (NATO), yang merilis angka tahunan, mengatakan bahwa secara keseluruhan penjualan tertinggi didapat dari jenis film yang beragam, dari film laga seperti “The Avengers” sampai drama sejarah seperti “Lincoln.”

“Keberagaman jenis film ini tidak seperti biasanya. Kami memiliki film-film yang perlu kita tonton dan orang berdatangan,” ujar John Fithian, presiden dan eksekutif kepala NATO, dalam konferensi jarak jauh dengan wartawan.

Pada 2012, box office di luar AS terus menjadi pendorong kuat pada tahun kedua berturut-turut, dengan penjualan tiket internasional mencapai $23,9 miliar, atau naik 6,7 persen dari $22,4 miliar pada 2011, menurut MPAA.

Box Office China naik 36 persen, membuatnya menjadi pasar internasional terbesar, melebihi Jepang, menurut laporan tahunan MPAA.

Pada Februari 2012, China membuka pasarnya untuk lebih banyak film Amerika. Kuota tahunan 20 film asing tidak diperbesar, namun ada pengecualian-pengecualian yang membuat pihak Hollywood senang. Sebagai contoh, pemerintah pusat di Beijing mengizinkan 14 film format premium, seperti IMAX atau 3D, untuk dikecualikan dari kuota, demikian juga versi 2D dari film-film tersebut.

Industri film di Amerika telah lama mengeluhkan pembatasan film asing yang ketat di China, yang menurut mereka membuat permintaan DVD bajakan di wilayah ini meningkat.

“China membangun sekitar 10 layar setiap hari. Ada kesenangan besar untuk produk. Film-film kami secara konsisten sukses di sana,” ujar Chris Dodd, ketua dan kepala eksekutif MPAA.

Secara keseluruhan, box office di Asia tumbuh 15 persen menjadi $10,4 miliar, sementara di Eropa, Timur Tengah dan Afrika, penjualan tiket turun 1 persen menjadi $10,7 miliar. Pendapatan dari Amerika Latin naik 6 persen menjadi $2,8 miliar. (AP/Reuters)
XS
SM
MD
LG