Tautan-tautan Akses

Penjelajah Inggris Meninggal Ketika Hampir Berhasil Seberangi Antartika


Pangeran William bersama penjelajah Inggris, Henry Worsley (kanan) di London, Oktober tahun lalu sebelum memulai ekspedisi Antartika (foto: dok).

Pangeran William bersama penjelajah Inggris, Henry Worsley (kanan) di London, Oktober tahun lalu sebelum memulai ekspedisi Antartika (foto: dok).

Henry Worsley meninggal di sebuah rumah sakit di Chili, dua hari setelah terpaksa menyerah dalam upayanya menjadi orang pertama yang berhasil menyeberangi Antartika.

Penjelajah Inggris, Henry Worsley meninggal di sebuah rumah sakit di Chili, dua hari setelah terpaksa menyerah dalam upayanya menjadi orang pertama yang menyeberangi Antartika seorang diri.

Worsley menelpon minta diselamatkan Jumat, hanya kurang 48 kilometer sebelum ia menyelesaikan petualangan bersejarahnya.

Dalam pesan terakhirnya yang pedih di telepon satelitnya, Worsley mengatakan, "71 hari sendirian di Antartika dengan menempuh lebih dari 900 statut mil dan daya tahan tubuh menurun, akhirnya menjadi paling parah hari ini dan dengan rasa duka saya melaporkan ini meurpakan akhir perjalanan, sewaktu saya begitu dekat dengan tujuan saya."

Sebuah helikopter penyelamat menerbangkan Worsley ke rumah sakit Chili, di mana ia meninggal karena infeksi bakteri di perut nya.

Mantan perwira Angkatan Darat Inggris yang berusia 55 tahun itu menggalang dana untuk amal membantu veteran, dengan mengulang misi penjelajah Inggris Ernest Shackleton pada tahun 1915.

Kapal Shackleton terperangkap es di lepas pantai Antartika. Ia dan awak kapalnya terpaksa berlayar hampir 1.300 kilometer dalam sekoci kecil dengan sedikit perbekalan untuk menemukan pertolongan.

Worsley mampu menggalang dana 142.000 dolar untuk amal para veteran sebelum menyerah dalam petualangannya. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG