Tautan-tautan Akses

Pengusaha Afghanistan, Pakistan Tuntut Pembukaan Kembali Perbatasan


Tentara Pakistan menjaga perbatasan dengan Afghanistan di kota Chaman, Balochistan (foto: ilustrasi).

Tentara Pakistan menjaga perbatasan dengan Afghanistan di kota Chaman, Balochistan (foto: ilustrasi).

Perwakilan usaha dari Pakistan dan Afghanistan telah mengimbau Pakistan agar segera membuka kembali perbatasan kedua negara dengan mengatakan penutupan itu merugikan ekonomi dan hubungan sosial, serta mengakibatkan kerugian besar moneter dan hilangnya kepercayaan satu sama lain.

Pihak berwenang Pakistan secara sepihak menutup dua perbatasan utama, Torkham dan Chaman hampir satu bulan lalu dan mengatakan gelombang serangan bunuh diri di seluruh Pakistan direncanakan dari wilayah Afghanistan, tuduhan-tuduhan yang disangkal Kabul.

Menurut sumber-sumber bisnis, sekitar 3.000 kontainer yang seharusnya menyeberang Torkham terbengkalai di Peshawar sementara 2.000 kontainer terbengkalai dekat perbatasan Chaman barat daya.

Enam anggota delegasi Kamar Dagang dan Industri Afghanistan atau ACCI berkunjung ke Islamabad bertemu dengan rekannya dari Pakistan hari Senin untuk membahas masalah-masalah dan kerugian yang disebabkan oleh penutupan perbatasan itu.

“Atas nama komunitas usaha Afghanistan, saya tegaskan kami sepenuhnya lebih menyukai berbisnis dengan Pakistan karena kesamaan agama, bahasa dan budaya,” kata Ahmad Shah Yarzada, seorang anggota ACCI kepada peserta pertemuan para pemimpin usaha dari kedua negara di Islamabad.

Yarzada mengatakan penutupan “mendadak” perbatasan itu memaksa negaranya “beralih ke negara-negara lain yang bersedia melakukan perdagangan dengan Afghanistan”.

Pengusaha dari Pakistan mengatakan mereka punya keprihatinan yang sama dengan pengusaha Afghanistan dan mengimbau pemerintah mereka untuk membuka kembali perbatasan itu tanpa penundaan lebih lama. [my/jm]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG