Tautan-tautan Akses

Penguin Tinggalkan Antartika yang Menghangat untuk Berkembang Biak


Penguin kaisar menyebrangi laut es dekat Ross Island, Antartika, 9 Desember 2012.

Penguin kaisar menyebrangi laut es dekat Ross Island, Antartika, 9 Desember 2012.

Penguin biasanya berkembak biak di es laut yang mengambang, yang memudahkan mereka mencari makan.

Penguin-penguin emperor tampaknya merespon keadaan Antartika yang menjadi lebih hangat dengan pindah ke dataran es untuk membesarkan anak-anaknya.

Burung besar tersebut, yang beratnya bisa mencapai 45 kilo, biasanya berkembang biak di es laut yang mengambang, yang memudahkan mereka menemukan air untuk mencari makan.

Observasi satelit selama bertahun-tahun terhadap satu koloni khusus menunjukkan bahwa es laut cukup padat selama musim dingin pada 2008 sampai 2010 dan memungkinkan koloni tersebut bertahan. Tapi tahun berikutnya, dan tahun 2012, es tidak terbentuk setelah musim kawin mulai.

Tim peneliti Antartika melaporkan dalam jurnal PLOS One bahwa penguin memanjat lapisan es yang mengambang untuk bertelur dan menetaskannya.

Penulis utama Peter Fretwell, dari British Antarctic Survey, menjelaskan bahwa sangat sulit bagi penguin untuk melakukan manuver memanjat lapisan es, yang tingginya sekitar 30 sampai 60 meter. Mereka perenang andal, tapi tidak terlalu pandai memanjat.

Penemuan perilaku tak terduga ini menunjukkan bahwa penguin kaisar mungkin bisa beradaptasi terhadap perubahan iklim, tapi para peneliti yang mengamati mereka menekankan bahwa belum diketahui apakah koloni lain atau spesies lain juga bisa beradaptasi terhadap perubahan iklim.
XS
SM
MD
LG