Tautan-tautan Akses

WHO: Pengobatan bagi Pasien Gangguan Mental Sangat Tak Memadai


Seorang penderita gangguan mental di Monrovia, Liberia dirantai di tempat tidurnya (foto: dok). Menurut WHO, 85 persen pasien gangguan mental di dunia tidak mendapat perawatan yang memadai.

Seorang penderita gangguan mental di Monrovia, Liberia dirantai di tempat tidurnya (foto: dok). Menurut WHO, 85 persen pasien gangguan mental di dunia tidak mendapat perawatan yang memadai.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa sebanyak 85 persen pasien gangguan mental tidak mendapatkan perawatan.

Sebuah laporan terbaru oleh Organisasi Kesehatan Sedunia menyatakan pengobatan yang tepat terhadap pederita gangguan mental sangat tidak memadai di beberapa wilayah di dunia.

Laporan yang dikeluarkan hari Senin, Hari Kesehatan Mental Dunia, mengatakan satu dari empat orang di seluruh dunia membutuhkan perawatan mental pada beberapa masa dalam hidup mereka. Tapi laporan itu mengatakan sebanyak 85 persen dari orang yang membutuhkan pengobatan itu ternyata tidak pernah mendapatkan perawatan.

Laporan itu mengatakan banyak orang menderita penyakit mental seperti depresi, skizofrenia, epilepsi dan demensia, tidak bisa mendapatkan pengobatan.

WHO mengatakan kepada VOA bahwa di beberapa negara Afrika hanya tersedia seorang dokter psikiater untuk setiap 9 juta penduduk, dan di Asia, setiap 29 juta penduduk hanya memiliki dua dokter psikiater.

WHO mendesak negara-negara untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi orang-orang yang menderita gangguan mental, dan menyalurkan lebih banyak dana dari rumah sakit jiwa kepada pihak-pihak utama penyedia layanan kesehatan.

XS
SM
MD
LG