Tautan-tautan Akses

Pengiriman Bantuan Suriah akan Dilakukan Lewat Udara


Seorang pria Suriah dan anaknya membawa bantuan pangan yang diterima dari pasukan Rusia di Maarzaf, dekat kota Hama, Suriah (foto: dok).

Seorang pria Suriah dan anaknya membawa bantuan pangan yang diterima dari pasukan Rusia di Maarzaf, dekat kota Hama, Suriah (foto: dok).

Sebuah usaha multinasional untuk menerjunkan makanan dan obat-obatan untuk ribuan warga Suriah di daerah-daerah yang dikepung dimulai dengan sungguh-sungguh hari Rabu (31/5).

Persiapan untuk penerjunan itu dimulai tanggal 1 Juni di bawah rencana yang mula-mula diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Amerika, John Kerry pada akhir pertemuan kelompok bantuan International bagi Suriah di Wina pada bulan Mei.

Dalam pernyataan bersama, kelompok 21 negara berjanji itu akan meminta Program Pangan Dunia PBB (WFP) melaksanakan pengiriman lewat udara ke 13 daerah yang direncanakan, jika rezim Suriah atau pihak lain di darat terus menghalangi pengiriman lewat darat.

"Para ahli kami di wilayah ini sedang menyusun rencana tindakan nyata," kata Farhan Haq, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon. Tetapi "keadaannya sulit," tambahnya hari Selasa.

"Pengiriman perbekalan dengan menerjunkannya dari pesawat udara merupakan cara terakhir," kata Haq, yang mengemukakan tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan operasi seperti itu di Suriah.

Dia mengatakan banyak masyarakat yang dituju berada di daerah perkotaan tanpa lahan yang cocok untuk penerjunan. Dia juga mengatakan penerjunan barang-barang dari tempat yang tinggi tidak mungkin dilakukan di beberapa daerah karena resiko dapat melukai penduduk di darat.

Selain itu, ia mengatakan Program Pangan Dunia akan membutuhkan "koordinasi keamanan yang dapat diandalkan" untuk melaksanakan tugasnya. [sp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG