Tautan-tautan Akses

Kalangan Kedokteran Semakin Paham dengan Penyakit Multiple Sclerosis


Heather Tuck, seorang pasien MS, sedang mendapat menjalani tes ultrasound di RS Georgetown University, Washington (foto: dok).

Heather Tuck, seorang pasien MS, sedang mendapat menjalani tes ultrasound di RS Georgetown University, Washington (foto: dok).

Meskipun belum ada obat untuk menyembuhkan multiple sclerosis atau MS, peneliti telah mendapatkan pengertian yang lebih baik mengenai penyakit ini yang membantu perawatan lebih baik dan kualitas hidup lebih baik bagi pengidapnya.

Dokter Timothy Coetzee dari National Multiple Sclerosis Society mengatakan kepada VOA, ia berkeyakinan penuh MS dapat diatasi. Ia mencatat bahwa para peneliti di seluruh dunia turut serta dalam upaya tersebut.

Ia mengatakan peneliti telah mencapai satu titik di mana batas antara penyakit dan strategi pengobatan semakin jelas dibanding masa sebelumnya. Di mana-mana orang sedang mengupayakan penyembuhan MS. Dan itulah sebabnya Amerika juga menjadi bagian dari gerakan global untuk mengatasi penyakit ini.

National Multiple Sclerosis Society terus mendukung penelitian yang menyeluruh bagi MS. Kelompok ini menciptakan sebuah situs internet yang memuat berita terbaru mengenai riset dan pengobatan MS. Dan juga informasi mengenai bantuan yang tersedia bagi pengidap penyakit itu, keluarga mereka dan dokter yang merawat mereka.

Penderita MS tidak mudah hidupnya. Patrick Finney dari Grapevine Texas terkena penyakit itu lebih dari sepuluh tahun lalu. Ia mengalami gangguan berjalan. Secara pelan-pelan, ia mulai berlatih berjalan dan kemudian pada waktunya ia mulai berlari dan bahkan ikut lomba lari. Bulan lalu, ia melewati garis finish dalam perlombaan lari maraton Bellingham Bay di negara bagian Washington. Dengan begitu, ia mencapai tujuannya mengikuti 50 maraton di 50 negara bagian di Amerika. Ia mengatakan kepada kantor berita Reuters, lomba tersebut menjadi pengalaman luar biasa baginya dan ia merasa berada dalam kondisi terbaiknya.

XS
SM
MD
LG