Tautan-tautan Akses

Penggunaan Obat Generik Dorong Kemajuan Pemberantasan HIV/AIDS


Menurut para peneliti di Amerika, baru setelah PEPFAR mulai menggunakan obat generik, kemajuan besar diperoleh dalam memberantas HIV/AIDS (foto: Dok.)..

Menurut para peneliti di Amerika, baru setelah PEPFAR mulai menggunakan obat generik, kemajuan besar diperoleh dalam memberantas HIV/AIDS (foto: Dok.)..

Setelah sebuah program bantuan pertolongan AIDS di Amerika menggunakan obat generik, kemajuan besar diperoleh dalam memberantas HIV/AIDS.

Sebuah program di Amerika yang disebut Rencana Darurat Presiden bagi Pertolongan AIDS (PEPFAR) membantu jutaan orang yang tertular HIV, virus penyebab AIDS.

PEPFAR dianggap salah satu program yang paling berhasil selama masa pemerintahan George W. Bush. Tujuannya adalah mengubah HIV/AIDS dari penyakit yang mematikan menjadi penyakit parah yang bisa diobati. Bagi jutaan orang di dunia, upaya itulah yang diharapkan.

Namun, para peneliti mengatakan, baru setelah PEPFAR mulai menggunakan obat generik, kemajuan besar diperoleh dalam memberantas HIV/AIDS. Obat generik adalah tiruan obat-obatan yang diproduksi perusahaan-perusahaan obat besar dengan ongkos jauh lebih murah.

Para peneliti pada Universitas Brown di Rhode Island mengkaji keberhasilan PEPFAR. Dr. Kartik Ventakesh, penulis utama laporan kajian itu, mengatakan, biaya tinggi obat antiretroviral yang dipatenkan sangat berdampak pada program itu ketika dimulai.

Tahun 2003 obat-obatan generik menunjukkan keampuhan dalam mengobati HIV. Tahun 2005 penggunaan obat generik membantu mengurangi biaya pengobatan satu orang dari sekitar 1.100 dolar setahun menjadi sekitar 300 dolar.

PEPFAR juga bisa menghemat jutaan dolar dengan mengurangi ongkos pengiriman, contohnya pengiriman obat dilakukan dengan kapal laut bukan kapal terbang. Dr. Ventakesh mengatakan cara yang dilakukan PEPFAR bisa digunakan untuk memberantas penyakit-penyakit lain karena negara berkembang mulai melihat adanya masalah kesehatan yang saat ini hanya terdapat di negara kaya.

“Mulai ada upaya untuk memahami adanya kemungkinan penyakit-penyakit yang mengakibatkan beban yang lebih besar pada masa depan, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker, yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Banyak yang bisa dipetik dari pengalaman mendapatkan obat generik untuk pengobatan HIV,” demikian menurut Dr. Ventakesh.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG