Tautan-tautan Akses

Penggunaan Aksara China Daratan dalam Siaran Jadi Perdebatan di Hong Kong 


Gedung-gedung pencakar langit di Hong Kong (Foto: dok).

Gedung-gedung pencakar langit di Hong Kong (Foto: dok).

Lebih dari 10 ribu orang menulis surat kepada TVB, stasiun televisi terbesar di Hong Kong, untuk memrotes keputusan stasiun itu menggunakan aksara China yang disederhanakan dalam siaran beritanya.

Penggunaan aksara China seperti yang digunakan di China daratan oleh sebuah stasiun TV Hong Kong mengundang protes publik di Hong Kong di tengah-tengah keprihatinan bahwa Beijing mengikis identitas kota itu.

Lebih dari 10 ribu orang menulis surat kepada TVB, stasiun televisi terbesar di Hong Kong, untuk memrotes keputusan stasiun itu menggunakan aksara China yang disederhanakan dalam siaran beritanya. Hong Kong menggunakan aksara tradisional, dengan karakter-karakter huruf yang lebih kompleks, sementara China daratan umumnya menggunakan aksara yang disederhanakan.

Stasiun TV itu mulai menggunakan aksara yang disederhanakan itu untuk teks-teks penunjuk keterangan, grafik, dan elemen-elemen lain pemberitaan dalam siaran beritanya Senin ketika stasiun itu mulai berganti nama dari J5 menjadi HD Jade. Stasiun itu mengatakan, berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam lisensinya, mereka harus menggunakan aksara China yang disederhanakan.

Bahasa telah menjadii isu yang semakin sensitif seiring berkembangya kekhawatiran bahwa Beijing berusaha menghapus budaya setempat di kota semi-otonom itu. [ab]

XS
SM
MD
LG