Tautan-tautan Akses

Pengecam Presiden Filipina Dipecat dari Komisi Berpengaruh di Senat


Senator Leila De Lima memberikan sambutan pasca di kota suburban Pasay, Manila, Filipina (20/9).

Senator Leila De Lima memberikan sambutan pasca di kota suburban Pasay, Manila, Filipina (20/9).

Kelompok HAM yang berbasis di AS Human Rights Watch, menyebut pemecatan de Lima sebagai upaya terang-terangan untuk merusak upaya mencari tahu siapa yang bertanggungjawab atas pembunuhan orang-orang dalam perang terhadap narkoba Duterte.

Salah seorang pengecam paling keras Presiden Filipina Rodrigo Duterte diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua Komisi Hukum Senat, Senin lalu, di tengah-tengah berlangsungnya penyelidikan atas tudingan bahwa Duterte mendalangi pembunuhan terhadap banyak tersangka pengedar dan pengguna narkoba.

Senator Leila de Lima pekan lalu memanggil seorang mantan pembunuh untuk memberi kesaksian di hadapan komisi itu. Dalam keterangannya, pria itu, Edgar Matobato, mengatakan, Duterte memerintahkan pembunuhan terhadap lebih dari 1.000 orang dan Dutertete, dengan tangan sendiri, membunuh sedikitnya satu orang.

Hari Senin, kolega-kolega de Lima yang pro-Duterte menuduh senator perempuan itu merusak reputasi negara, dan memaksanya mundur dari jabatan ketua komisi hukum.

Kelompok HAM yang berbasis di AS Human Rights Watch, menyebut pemecatan de Lima sebagai upaya terang-terangan dan pengecut untuk merusak upaya mencari tahu siapa yang bertanggungjawab atas pembunuhan orang-orang dalam perang terhadap narkoba yang dilancarkan Duterte.

Organisasi itu menuding, Senat Filipina lebih berkepentingan menutup-nutupi tudingan pembunuhan daripada mengungkapnya.

De Lima menuduh Duterte mendalangi pemecatannya. Kepada wartawan ia mengatakan, “Saya tahu presiden berada di balik langkah ini.” Duterte juga menuduh de Lima menerima pembayaran dari gembong-gembong narkoba, tudingan yang dibantahnya.

De Lima mengatakan, ia tidak yakin penyelidikan yang kini berlangsung bisa dipercaya mengingat ia sudah tidak dilibatkan. Bukan tidak mungkin, katanya, senator-senator lain akan menutup-nutupi kejahatan Duterte. [ab/as]

XS
SM
MD
LG