Tautan-tautan Akses

AS

Pengadilan AS Izinkan NSA Kumpulkan Data Telepon Warga untuk Sementara


Kantor Badan Keamanan Nasional AS (NSA) di Fort Meade, Maryland.

Kantor Badan Keamanan Nasional AS (NSA) di Fort Meade, Maryland.

Masa 6-bulan itu dimaksudkan untuk memberi NSA waktu untuk menyiapkan sistem alternatif dimana data disimpan oleh perusahaan-perusahaan telepon.

Pengadilan Amerika telah memutuskan bahwa Badan Keamanan Nasional (NSA) dapat untuk sementara melanjutkan pengumpulan catatan hubungan telepon warga Amerika.

Mahkamah Pengintaian Intelijen Asing hari Senin (29/6) memutuskan bahwa NSA dapat melanjutkan pengumpulan jutaan metadata warga Amerika – waktu, tanggal, dan lamanya komunikasi telepon – untuk mencari kaitan dengan teroris asing.

Program itu dihentikan setelah pengadilan banding bulan Mei memutuskan bahwa Undang-Undang Patriot Amerika tidak pernah mengesahkan NSA mengumpulkan data seperti itu.

Sebuah undang-undang baru, yang disebut Freedom Act, yang mereformasi dan mempersempit program data telepon, ditandatangani oleh Presiden Barack Obama sehari setelah program yang ada berakhir 1 Juni.

Keputusan Senin malam itu mengizinkan program itu dilanjutkan selama 180 hari, yang mematuhi undang-undang baru itu. Masa 6-bulan itu dimaksudkan untuk memberi NSA waktu untuk menyiapkan sistem alternatif dimana data disimpan oleh perusahaan-perusahaan telepon.

Departemen Kehakiman Amerika menyambut baik keputusan itu

”Kami sependapat dengan kesimpulan pengadilan bahwa program tersebut sah, dan dalam menyetujui USA Freedom Act, Kongres memberi masa transisi 180 hari bagi pemerintah untuk meneruskan program pengumpulan yang sedang berjalan sampai mekanisme baru memperoleh catatan hubungan telepon yang terinci dilaksanakan,” kata juru bicara Departemen Kehakiman Wyn Hombuckle.

XS
SM
MD
LG