Tautan-tautan Akses

Pengacara HAM Iran Mogok Makan di Penjara


Nasrin Sotoudeh telah melakukan mogok makan sejak pekan lalu untuk memrotes penahanannya.

Nasrin Sotoudeh telah melakukan mogok makan sejak pekan lalu untuk memrotes penahanannya.

Nasrin Sotoudeh, salah seorang pengacara Iran terkemuka, ditahan karena dicurigai menyebarkan propaganda menentang pemerintah Iran.

Seorang pengacara hak asasi manusia yang terkemuka di Iran melakukan mogok makan untuk memrotes penahanannya dalam penjara Iran, di mana ia dikurung di sebuah tempat yang dikucilkan seorang diri. Demikian menurut suami dari Nasrin Sotoudeh, pengacara tersebut. Sotoudeh ditahan karena dicurigai menyebarkan propaganda menentang pemerintah Iran.

Suami Sotoudeh, Reza Khandan, mengatakan isterinya tersebut telah memberitahukannya melalui telepon dari penjara Evin Teheran bahwa aksi mogok makannya telah dimulai sejak tanggal 25 September. Khandan mengatakan bahwa di tengah-tengah percakapan telepon, para petugas di penjara tiba-tiba memutuskan hubungan telepon di tengah-tengah kalimat.

Para anggota keluarga dan pendukung Sotoudeh mengatakan pengacara tersebut ditangkap pada tanggal 4 September. Sotoudeh diyakini sebagai seorang dari beberapa pengacara yang pertama ditahan, setelah membela sekitar 100 lebih aktivis dan tokoh politik yang ditahan dalam kerusuhan yang terjadi setelah terpilihnya kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad pada tahun 2009.

Pengacara berusia 45 tahun ini adalah rekan erat seorang pemenang Hadiah Nobel Perdamaian dari Iran, Shirin Ebadi, yang menetap di luar negeri sejak pemilu tahun lalu.

XS
SM
MD
LG