Tautan-tautan Akses

AS

Penembak Remaja Kulit Hitam di Florida Didakwa Pasal Pembunuhan Tingkat Dua


Foto petugas siskamling sukarela, George Zimmerman (kiri) didakwa pembunuhan tingkat dua pada kasus penembakan Trayvon Martin (kanan) (Foto: dok). Foto kombinasi ini diambil dari buku foto kantor polisi Seminole County, Florida (11/4).

Foto petugas siskamling sukarela, George Zimmerman (kiri) didakwa pembunuhan tingkat dua pada kasus penembakan Trayvon Martin (kanan) (Foto: dok). Foto kombinasi ini diambil dari buku foto kantor polisi Seminole County, Florida (11/4).

George Zimmerman, didakwa pasal pembunuhan tingkat dua dalam kasus penembakan remaja kulit hitam, Trayvon Martin di Florida.

Pengacara yang mewakili George Zimmerman, tersangka penembakan di Florida, mengatakan, kliennya akan mengeluarkan pernyataan tak bersalah atas dakwaan dengan pasal pembunuhan tingkat dua. Zimmerman akan hadir di pengadilan hari Kamis untuk sidang mengenai uang jaminan.

Jaksa khusus Florida Angela Corey hari Rabu mendakwa Zimmerman, lelaki kulit putih keturunan Hispanik, dalam kasus penembakan mati Trayvon Martin, seorang remaja kulit hitam. Corey tidak memberi rincian bukti yang menjurus pada dakwaan atas kasus penembakan pada 26 Februari lalu, tetapi menyatakan sudah melakukan penyelidikan menyeluruh. Ia mengatakan, mahkamah Florida tidak mengadili orang karena ditekan publik tetapi berdasarkan fakta dan hukum.

Pembunuhan tingkat dua dirumuskan sebagai pembunuhan tidak direncanakan. Selain itu juga dapat dirumuskan sebagai pembunuhan karena perilaku berbahaya tersangka dan pengabaian nyawa manusia. Hukuman maksimalnya adalah penjara seumur hidup.

Polisi tidak menahan Zimmerman, seorang peronda sukarela, setelah ia menembak mati Trayvon Martin. Zimmerman mengatakan ia diserang oleh Martin dan menembak remaja itu untuk membela diri.

Keluarga Martin menyatakan Trayvon tidak bersenjata dan diserang karena rasnya, pemuda kulit hitam yang berjalan pada malam hari. Mereka menuntut agar Zimmerman dikenai dakwaan. Sebelumnya, Jaksa Agung Eric Holder mengatakan Departemen Kehakiman akan mengambil tindakan jika mendapat bukti mengenai pelanggaran hak-hak sipil federal.
XS
SM
MD
LG