Tautan-tautan Akses

Penembak di Munich Korban Bullying, Rencanakan Serangan Selama Setahun


Warga mengenang korban penembakan di pusat perbelanjaan Olympia, Munich hari Minggu sore (24/7).

Warga mengenang korban penembakan di pusat perbelanjaan Olympia, Munich hari Minggu sore (24/7).

Remaja 18 tahun pelaku penembakan membabibuta di kota Munich, Jerman, adalah seorang penyendiri yang terobsesi bermain sebagai “pembunuh” dalam video games.

Tim penyelidik di Munich, Jerman, hari Minggu (24/7) mengatakan remaja yang melakukan penembakan membabibuta di Munich adalah seorang penyendiri yang terobsesi bermain sebagai “pembunuh” dalam video games dan juga korban bullying yang kerap menderita “serangan panik”.

Petugas-petugas penegak hukum masih melengkapi potongan-potongan informasi tentang sosok penembak berusia 18 tahun itu, dan mengatakan awal 2015 remaja ini menjalani layanan rawat inap di rumah sakit dan dilanjutkan dengan rawat jalan hingga Juni lalu karena masalah depresi dan psikiatri.

Mereka mengatakan obat-obatan untuk mengatasi masalah yang dialaminya masih ditemukan di kamar remaja itu. Tetapi hasil otopsi dan toksikologi masih belum ada, sehingga belum jelas apakah ia minum obat ketika melakukan penembakan membabibuta Jum’at lalu (22/7) yang menewaskan sembilan orang dan melukai puluhan lainnya.

Penembak Diidentifikasi sebagai Remaja Keturunan Iran

Berdasarkan undang-undang privasi di Jerman, remaja keturunan Iran berusia 18 tahun itu hanya diidentifikasi sebagai David S., dan sebelumnya digambarkan tim penyelidik sebagai korban bullying – setidaknya satu kali empat tahun lalu – dan sangat terpesona dengan sejumlah penembakan yang terjadi sebelumnya. Tetapi ditambahkan bahwa tidak satu pun korban yang tewas mengenalnya.

Minggu malam polisi mengatakan telah menanyai seorang teman penembak itu, yang dinilai mengetahui rencana serangan tersebut. Belum ada rincian lain dari hasil interogasi tersebut. Tetapi kantor berita Jerman DPA melaporkan remaja berusia 16 tahun itu datang ke kantor polisi secara sukarela setelah serangan tersebut.

Kenang Korban Serangan, Menara Eiffel Diterangi Warna Bendera Jerman

Sekitar 1.500 orang berkumpul di lokasi penembakan Minggu (24/7) malam, menyalakan lilin dan meletakkan bunga untuk menghormati korban serangan. Di Perancis, dimana sejumlah orang tewas dalam enam serangan ekstremis sejak awal 2015 lalu, Menara Eiffel diterangi lampu dengan warna bendera Jerman yaitu merah, hitam dan kuning keemasan.

Serangan Munich Tepat Peringatan 5 Tahun Serangan di Norwegia

Serangan hari Jum’at (22/7) terjadi pada peringatan lima tahun pembunuhan 77 orang oleh seorang ektremis sayap kanan Norwegia – Anders Behring Breivik – yang korbannya mencakup puluhan anak muda. Tim penyelidik mengatakan penembak di Munich telah melakukan riset tentang pembunuhan tersebut di internet dan membaca sejumlah situs tentang penembakan di sebuah sekolah di kota Winnenden tahun lalu. [em]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG