Tautan-tautan Akses

Pendukung Oposisi Suriah Bertemu di Istanbul


Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton menyalami seorang petugas Arab sebelum dimulainya pertemuan kedua 'Sahabat-Sahabat Suriah' di Istanbul, Turki (1/4).

Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton menyalami seorang petugas Arab sebelum dimulainya pertemuan kedua 'Sahabat-Sahabat Suriah' di Istanbul, Turki (1/4).

Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton dan lebih dari 70 menlu negara-negara Barat dan Arab menghadiri pertemuan 'Sahabat-sahabat Suriah' di Istanbul, Turki (1/4).

Dalam pertemuan ke-2 ini, para sahabat Suriah mengadakan pembicaraan lebih lanjut untuk menekan Damaskus agar melaksanakan gencatan senjata segera dan mendorong oposisi agar bersatu.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton dan para pejabat yang hadir dalam pertemuan tersebut diperkirakan akan mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad agar mematuhi rencana perdamaian yang diusulkan oleh utusan PBB-Liga Arab Kofi Annan.

Presiden Assad, yang kementerian luar negerinya menyatakan pemberontakan telah dihancurkan, menyatakan menerima proposal enam pasal yang diajukan oleh Annan. Tetapi komentar itu ditanggapi dengan skeptis oleh negara-negara Barat dan Arab sementara pertempuran terus berlangsung,

Pihak oposisi politik Suriah, yang masih terpecah, belum secara resmi menyetujui rencana Annan, dan para pejuang pemberontak mengatakan mereka tidak akan meletakkan senjata sampai pasukan pemerintah dan persenjataan berat ditarik dari wilayah-wilayah yang padat penduduk.

Hari Sabtu, Menteri Clinton menghadiri forum strategis antara Amerika dan enam negara anggota Dewan Kerjasama Teluk di Arab Saudi guna membahas upaya mengakhiri tindakan keras Suriah terhadap pihak oposisi dan menghadapi ancaman yang semakin besar dari Iran.

Amerika tetap menentang mempersenjatai pemberontak Suriah seperti yang telah diusulkan oleh beberapa negara Teluk. Sebaliknya, Amerika berusaha mempersatukan kelompok-kelompok oposisi yang terpecah dan mencari jalan bagi penyaluran bantuan kemanusiaan memasuki negara itu.
XS
SM
MD
LG