Tautan-tautan Akses

Pendukung Presiden Saleh Kepung Kedutaan Asing di Yaman


Helikopter militer Yaman (tidak tampak) menyelamatkan para Duta Besar asing yang dikepung oleh para pendukung Presiden Saleh di Sana'a (22/5).

Helikopter militer Yaman (tidak tampak) menyelamatkan para Duta Besar asing yang dikepung oleh para pendukung Presiden Saleh di Sana'a (22/5).

Para duta besar asing, termasuk AS dan Inggris, sedang mengadakan perundingan mengatur pengunduran diri Presiden Saleh dalam waktu satu bulan.

Orang-orang bersenjata pendukung presiden Yaman Ali Abdullah Saleh telah mengepung sebuah kedutaan asing di ibukota Sana’a di mana duta besar Amerika, Inggris dan sejumlah negara Teluk Persia sedang mengadakan pertemuan.

Orang-orang bersenjata itu menutup jalan-jalan dan menguasai kawasan itu hari Minggu dekat kedutaan Emirat Arab bersatu di mana para duta besar tadi sedang mengadakan perundingan untuk mengatur pengunduran diri Presiden Saleh dalam waktu satu bulan.

Saleh agaknya sekali lagi telah mundur dari rencana untuk menanda-tangani perjanjian itu. Hanya beberapa jam sebelum ia direncanakan melakukan hal itu hari Minggu, Saleh mengatakan ia tidak berminat menanda-tangani perjanjian yang dicapai di balik pintu tertutup.

Upacara penanda-tanganan itu telah tertunda dua kali karena keberatan-keberatan yang diajukan oleh presiden saleh. Kelompok oposisi Yaman menanda-tangani perjanjian itu kemarin, dengan harapan presiden Saleh akan menanda-tanganinya hari ini.

Ratusan ribu demonstran anti-Saleh turun ke jalan-jalan dan ke lapangan utama ibukota untuk menyatakan protes mereka atas penolakan Saleh itu. Salah, menurut rancangan perjanjian itu, akan diberi kekebalan hukum kalau ia mau menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya dalam waktu 30 hari.

XS
SM
MD
LG