Tautan-tautan Akses

Pendukung Partai Republik Keturunan Vietnam Tolak Pilih Donald Trump

  • Elizabeth Lee

Pendukung partai Republik AS, Le Khac Ly (Foto: dok).

Pendukung partai Republik AS, Le Khac Ly (Foto: dok).

California adalah tempat komunitas Vietnam terbesar di luar Vietnam, dan banyak warga Vietnam-AS disana sangat aktif dalam politik. Mereka mengatakan kesuksesan pebisnis Donald Trump tidak tercermin dengan baik di panggung global.

Di dan sekitar Little Saigon di Orange County ada sebuah komunitas besar yang terdiri dari orang-orang yang melarikan diri dari kampung halaman mereka ketika komunis merebut Vietnam Selatan empat dasawarsa lalu. Le Khac Ly, adalah seorang kolonel dalam pasukan Vietnam Selatan sebelum lari ke AS dengan keluarganya. Sejak menjadi warga AS, Le selalu berpartisipasi dalam setiap pemilu dan selalu memilih seorang kandidat Republik.

“Kami dulu melihat partai Republik di AS sebagai partai yang sangat anti-komunis karena kebijakan luar negerinya,” kata Le Khac Ly.

Generasi warga Vietnam-AS yang lebih tua biasanya selalu memilih Republik, tetapi Le mengatakan pemilihan presiden kali ini berbeda. “Yang ini unik dan menyedihkan,” imbuhnya.

Le merujuk pada keberhasilan kandidat presiden dari partai Republik Donald Trump. “Apabila dia menjadi presiden, hal pertama yang kemungkinan akan terjadi adalah AS kehilangan banyak teman di dunia. Malah AS akan punya lebih banyak musuh,” lanjut Le Khac Ly.

“Apabila Donald Trump menjadi kandidat Presiden AS dan terpilih untuk menjabat di Gedung Putih, itu akan berdampak negatif pada posisi AS di dunia di panggung internasional,” kata Hugh Tra, warga Vietnam AS lainnya,

Hugh Tra adalah bagian dari generasi warga Vietnam AS lebih muda yang berpihak pada Demokrat. “Pihak Republik terlihat seperti sirkus. Itu seperti pertunjukkan hiburan, acara TV realita, dan warga milenial tidak menyukainya karena ada isu-isu yang lebih mendesak yang kami hadapi,” imbuhnya.

Tra mengatakan, terlepas dari partai yang didukungnya, komunitas Vietnam tidak suka dengan retorika Trump atas imigrasi. “Kami adalah imigran. Saya seorang imigran. Keluarga saya adalah pengungsi, dan sikap dan retorika yang disampaikan kubu Donald Trump menyulitkan bagi warga konservatif sekalipun dalam komunitas Vietnam untuk terlibat dalam siklus pemilu ini,” lanjut Tra.

“Sebagian dari mereka tidak akan memilih sama sekali,” sambung Le Khac Ly.

Le mengatakan apabila Trump memenangkan nominasi kandidat Presiden dari Republik, dia akan membiarkan surat suaranya kosong. [vm/jm]

XS
SM
MD
LG