Tautan-tautan Akses

AS

Warga Flint di Michigan Ajukan Gugatan Massal Krisis Air


Kendaraan Palang Merah Amerika membagikan air botolan kepada warga di Flint, Michigan, Februari 2016. (VOA/K. Farabaugh)

Kendaraan Palang Merah Amerika membagikan air botolan kepada warga di Flint, Michigan, Februari 2016. (VOA/K. Farabaugh)

Gugatan itu mengupayakan ganti rugi bagi ribuan penduduk Flint yang menderita cacat fisik atau mengalami kerugian ekonomi.

Warga kota Flint mengajukan gugatan massal atau class action terhadap gubernur negara bagian Michigan dan pejabat lain, menuduh mereka lalai sehingga menyebabkan air minum kota itu tercemar timbal.

Kelompok yang terdiri atas tujuh warga itu mengajukan gugatan hari Senin (7/3) di pengadilan federal, mengupayakan ganti rugi bagi ribuan penduduk Flint yang menderita cacat fisik atau mengalami kerugian ekonomi.

Gugatan itu menyebut Gubernur Michigan Rick Snyder, pejabat-pejabat pemerintah sekarang dan sebelumnya, serta perusahaan-perusahaan atas peran mereka dalam krisis air itu. Isi gugatan itu menuduh mereka lalai, pengecualian kekebalan yang umumnya diberikan kepada anggota DPR yang melakukan tugas resmi.

Juru bicara Snyder mengatakan pemerintah tidak mengomentari gugatan, tetapi menyatakan Gubernur terus fokus untuk mendapatkan solusi bagi Flint.

Lambatnya respon Michigan atas krisis air di Flint adalah topik besar dalam perdebatan presiden Partai Demokrat hari Minggu. Kedua kandidat, Hillary Clinton dan Bernie Sanders, menyerukan pengunduran diri Snyder.

Flint, kota berpenduduk sekitar 100 ribu orang, berada di bawah kendali manajer darurat yang ditunjuk negara bagian itu ketika mengalihkan sumber airnya pada April 2014 dari Danau Huron ke Sungai Flint. Pasokan air baru yang lebih berkarat itu menyebabkan timbal tergerus dari pipa-pipa kota dan masuk ke dalam air minum. [ka/al]

XS
SM
MD
LG