Tautan-tautan Akses

Pencarian Pesawat Malaysia yang Hilang Meluas ke Samudera India


Menteri Transportasi Malaysia Hishamuddin Hussein (tengah), Dirjen Departemen Penerbangan Sipil Azharuddin Abdul Rahman (kiri) dan CEO Maskapai penerbangan Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya (kanan) dalam konferensi pers di Sepang (14/3).

Menteri Transportasi Malaysia Hishamuddin Hussein (tengah), Dirjen Departemen Penerbangan Sipil Azharuddin Abdul Rahman (kiri) dan CEO Maskapai penerbangan Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya (kanan) dalam konferensi pers di Sepang (14/3).

Pihak berwenang Malaysia mengatakan pencarian pesawat yang hilang diperluas ke Samudera India, ribuan kilometer jauhnya dari lokasi dimana Boeing 777 hilang dari pantauan radar sipil pekan lalu.

Menteri Transportasi Hishammuddin Hussein, Jumat (14/3), kepada wartawan tidak mengungkapkan data baru lokasi pesawat yang hilang itu. Ia menolak mengomentari laporan-laporan bahwa pesawat itu terus mengirim pesan-pesan elektronik otomotis ke satelit-satelit dalam perjalanannya ke Beijing dari Kuala Lumpur.

Hari Kamis (13/3), sejumlah pejabat Amerika yang diberi penjelasan mengenai penyelidikan mengatakan satelit-satelit menangkap sinyal-sinyal pesan lemah, yang dikenal sebagai ping, yang berusaha menyampaikan data-data pemeliharaan reguler dan lainnya mengenai kondisi pesawat.

Belum jelas apakah pesan itu dapat memberi keterangan mengenai lokasi pesawat, dan apakah pesawat itu berada di udara ketika pesan-pesan itu dikirim.

Hishammuddin mengatakan Malaysia bekerjasama dengan Amerika untuk mendapat informasi satelit mengenai pesawat hilang itu, namun tidak sepantasnya mengungkapkan informasi ke publik sebelum diverifikasi dan dikukuhkan.
XS
SM
MD
LG