Tautan-tautan Akses

Penangkapan Pemimpin Parpol di Turki Picu Kritik Internasional


Wakil pemimpin partai HDP yang pro Kurdi, Selahattin Demirtas, termasuk di antara belasan yang ditahan oleh polisi Turki (foto: dok).

Wakil pemimpin partai HDP yang pro Kurdi, Selahattin Demirtas, termasuk di antara belasan yang ditahan oleh polisi Turki (foto: dok).

Polisi Turki Jumat (4/11) menahan belasan anggota parlemen fraksi Partai Rakyat Demokratik atau HDP yang pro Kurdi, partai politik terbesar ketiga di negara itu.

Amerika bersama Perancis, Jerman dan Inggris, serta PBB hari Jumat (4/11) mengungkapkan kekhawatiran tentang penangkapan politisi pro-Kurdi di Turki, dan memberangus internet.

Menyusul penggerebekan malam hari, polisi Turki menahan selusin anggota parlemen fraksi Partai Rakyat Demokratik atau HDP yang pro Kurdi, partai politik terbesar ketiga di negara itu. Di antara mereka yang ditangkap adalah wakil pemimpin HDP, Selahattin Demirtas, dan Figen Yuksekdag.

Insiden itu membuat Wakil Menteri Luar Negeri, Antony Blinken menghubungi sejajarnya di Turki untuk mengungkapkan keprihatinan, meminta Turki “memperkuat kepercayaan publik terhadap aturan hukum," kata juru bicara Departemen Luar Negeri John Kirby.

"Amerika sangat prihatin dengan penahanan pemerintah Turki terhadap anggota oposisi di parlemen, termasuk Wakil Ketua HDP dan larangan pemerintah untuk mengakses internet saat ini," kata Kirby kepada wartawan sambil merujuk Turki sebagai "teman dan sekutu."

Beberapa jam setelah penahanan itu, terjadi ledakan bom mobil menewaskan sembilan orang dan melukai lebih dari 100 lainnya di dekat kantor polisi di kota Diyarbakir, Turki tenggara di mana beberapa anggota parlemen ditahan.

Ledakan itu diduga sebagai perbuatan militan PKK Kurdi. [ps/al]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG