Tautan-tautan Akses

Penambangan Giok Myanmar, Bawa Pendapatan dan Kematian


Warga berkumpul di dekat lokasi penambangan batu giok yang longsor di Hpa Kant, negara bagian Kachin, Myamar utara (24/6).

Warga berkumpul di dekat lokasi penambangan batu giok yang longsor di Hpa Kant, negara bagian Kachin, Myamar utara (24/6).

Kecelakaan maut sering terjadi di tambang Hpakant, di mana migran miskin dari seluruh Myanmar mengais sisa-sisa pertambangan untuk mencari batu giok.

Dalam beberapa hari awal musim hujan, kondisi berbahaya dan kurangnya langkah-langkah keselamatan di tambang batu giok Myanmar disorot setelah belasan penambang tewas saat mencari giok di dalam sebuah tambang.

Daerah Hpakant di negara bagian Kachin Myanmar utara adalah lokasi pertambangan yang luas dengan lubang-lubang yang dalam dan tumpukan puing-puing yang tinggi akibat penggunaan mesin berat dan dinamit oleh perusahaan pertambangan.

Hujan lebat sering meningkatkan ketidakstabilan di daerah ini, dan pada hari Senin dinding lubang tambang ambruk menimpa sejumlah pekerja, kata Khin Maung Myint, wakil daerah Hpakant di Majelis Tinggi parlemen.

"Mereka menemukan 12 mayat sejauh ini dan mengirim 50 ke rumah sakit," katanya, menambahkan ia percaya hingga 100 orang mungkin masih bberada di bawah reruntuhan. Hujan lebat menghentikan pencarian mereka."

Dia menambahkan bahwa orang-orang itu secara ilegal memasuki tambang yang sudah tidak beroperasi.

Kecelakaan maut sering terjadi di tambang Hpakant, di mana migran miskin dari seluruh Myanmar mengais sisa-sisa pertambangan untuk mencari batu giok.

Pada tanggal 8 Mei, 13 orang dilaporkan tewas akibat tanah longsor. Beberapa kecelakaan dengan korban tewas lebih sedikit terjadi pada bulan Desember dan Januari. Dalam salah satu kecelakaan terburuk November lalu, 114 laki-laki yang tidur di sebuah kamp pertambangan tewas ketika mereka tertimbun tumpukan limbag tambang yang longsor. [as/uh]

XS
SM
MD
LG