Tautan-tautan Akses

Pemogokan Buruh Lumpuhkan Ekonomi Mesir


Para lulusan program arkeologi Mesir menuntut pekerjaan di depan Museum Mesir, Kairo (2/16). Negara ini sedang bergulat dengan masalah pemogokan pekerja pasca-mundurnya Mubarak.

Para lulusan program arkeologi Mesir menuntut pekerjaan di depan Museum Mesir, Kairo (2/16). Negara ini sedang bergulat dengan masalah pemogokan pekerja pasca-mundurnya Mubarak.

Para pekerja tidak memperdulikan peringatan kedua dalam tiga hari dari Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata untuk mengakhiri pemogokan mereka.

Keresahan buruh telah menyebar ke Bandara Internasional Mesir dan pabrik tekstil terbesar di negara ini, Rabu, sementara dewan pakar hukum mulai membuat rancangan amandemen UUD Mesir yang akan menetapkan arah reformasi politik selanjutnya.

Para pekerja tidak memperdulikan peringatan kedua dalam tiga hari dari Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata yang berkuasa untuk mengakhiri pemogokan, yang terus berlanjut untuk empat hari berturut-turut dan telah melumpuhkan perekonomian Mesir. Para pengguna ponsel di Mesir menerima SMS dari militer yang menasihati pekerja dan anggota serikat buruh agar mengakhiri protes.

Lebih dari 10.000 pekerja tekstil memperpanjang pemogokan mereka pada hari Rabu, yang melumpuhkan beberapa kilang. Pemogokan juga telah menutup bank-bank dan bus-bus yang mogok di Kairo. Polisi, karyawan bandara, sopir ambulan dan teknisi listrik juga melangsungkan aksi protes mereka.

Para pakar ekonomi telah memperingatkan bahwa para pemogok akan mendorong Mesir ke dalam krisis keuangan dan menakut-nakuti para penanam modal asing.

Perkembangan ini terjadi sementara komisi hakim dan pengacara, yang dibentuk oleh penguasa militer sementara untuk memberi nasehat mengenai perubahan UUD, mengadakan rapat untuk pertama kalinya, Rabu. Dewan peninjau, yang memiliki waktu 10 hari untuk menyelesaikan pekerjaannya, telah ditugaskan untuk membuat rancangan enam pasal UUD dalam usaha untuk memastikan bahwa pemilu nasional yang jurdil akan diadakan tahun ini.

XS
SM
MD
LG