Tautan-tautan Akses

Pemimpin Militan Kenya Janji Setia pada al-Shabab

  • Mohammed Yusuf

Anggota militan Al-Shabab Somalia berbaris di pinggiran kota Mogadishu awal Maret lalu (Foto: dok). Seorang pemimpin militer Kenya di Somalia, Ahmed Iman Ali bersumpah setia mengabdi pada Abu Zubeyr, pemimpin al-Shabab.

Anggota militan Al-Shabab Somalia berbaris di pinggiran kota Mogadishu awal Maret lalu (Foto: dok). Seorang pemimpin militer Kenya di Somalia, Ahmed Iman Ali bersumpah setia mengabdi pada Abu Zubeyr, pemimpin al-Shabab.

Pemimpin 500 pemuda militan Kenya di Somalia menyatakan janji setia kepada pemimpin al-Shabab Abu Zubeyr, yang juga dikenal sebagai Godane.

Pengumuman ini menyusul serangkaian kekalahan al-Shabab dari militer. Al-Shabab sebelumnya pernah menguasai hampir seluruh wilayah Somalia selatan dan tengah. Muhammad Yusuf melaporkan untuk VOA dari Nairobi.

Dalam pesan audio sepanjang 22-menit yang diunggah ke situs al-Shabab, Ahmed Iman Ali menyatakan kesetiaannya kepada Abu Zubeyr dan mengatakan pasukan milisinya akan berjuang di bawah komando Abu Zubeyr.

“Saya, Ahmed Iman Ali, menyatakan kesetiaan kepada pemimpin tercinta Abu Zubeyr," ujarnya. "Saya berjanji untuk mendengar dan menerima perintah dari Anda dalam perang melawan penjajah. Saya berada dibawah perintah Anda baik dalam kebaikan dan kesulitan, kami akan selalu berada di bawah perintah Anda," demikian janji Ahmed Iman Ali.

Pengumuman ini datang setelah serangkaian kekalahan al-Shabab atas serangan militer terpadu dari pasukan multi-nasional di Somalia. Pasukan Uni Afrika mendorong militan Islam keluar dari ibukota, Mogadishu, sementara kelompok itu juga menghadapi tekanan dari pasukan Ethiopia di Somalia tengah dan pasukan Kenya di wilayah selatan. Al-Shabab juga menghadapi masalah perebutan kekuasaan antara para pemimpin puncaknya.

Dalam pesannya, Ahmed Iman Ali mengatakan tidak akan menjadi pemimpin yang memicu argumen dan pertengkaran dalam kelompok itu, kecuali seseorang menunjukkan tanda-tanda mengkhianati mereka. Ia mendesak Abu Zubeyr untuk tidak menyerah dalam memerangi pasukan asing.

"Kami ingin mengingatkan pemimpin kami Abu Zubeyr, dalam perang ini Anda tidak boleh menyerah. Kami bersama anda bahu membahu, sampai kita dapat memastikan bahwa kita melemahkan dan menghentikan orang-orang kafir, sampai mereka menghormati Islam dan orang Muslim di dunia," ungkap Ali.

Ahmed Iman Ali sebelumnya menjabat sebagai ketua Muslim Youth Center (MYC) di kota Majengo, Kenya. Menurut laporan pemantau PBB, ia secara terbuka menggunakan organisasi itu untuk perekrutan anggota al-Shabab dan membantu perjalanan orang-orang yang direkrut ke Somalia untuk pelatihan, setelah itu para pejuang aktif baik di Kenya dan Somalia.

Wakil juru bicara kepolisian Kenya, Charles Owino, mengatakan kepada VOA bahwa polisi melancarkan pemburuan pelaku di Majengo sehubungan dengan pengeboman hari Minggu di gereja Nairobi yang menewaskan satu orang dan mencederai 16 orang.
XS
SM
MD
LG