Tautan-tautan Akses

Pemimpin Ukraina Mulai Tindak Keras Demonstran Pro-Rusia


Para anggota pasukan bersenjata pro-Russia berjaga di depan kantor pemerintah di Slovyansk, wilayah Donetsk, Ukraina Timur (14/4).

Para anggota pasukan bersenjata pro-Russia berjaga di depan kantor pemerintah di Slovyansk, wilayah Donetsk, Ukraina Timur (14/4).

Pasukan pemerintah telah memulai operasi di wilayah Donetsk dan menindak pasukan pro-Moskow yang telah mengabaikan ultimatum Kyiv sebelumnya, untuk menyerah sebelum hari Senin (14/4).

Presiden interim Ukraina mengatakan ia telah memulai tindakan keras terhadap demonstran pro-Rusia yang telah mengambil alih gedung-gedung negara di Ukraina timur.

Oleksander Turchynov mengatakan kepada anggota parlemen hari Selasa (15/4) bahwa pasukan pemerintah telah memulai operasi di wilayah Donetsk, di mana pasukan pro-Moskow telah mengabaikan ultimatum Kyiv sebelumnya untuk menyerah sebelum hari Senin, kalau tidak, menghadapi pembalasan.

Turchynov mengatakan kepada anggota parlemen tindakan keras sedang dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

Demonstran pro-Rusia membentengi posisi mereka Senin malam dan mendirikan barikade baru, meskipun telah diperingatkan pemerintah.

Pemerintah Barat telah menuduh Moskow mendukung protes di Ukraina timur. Presiden Amerika Barack Obama memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pembicaraan telepon hari Senin bahwa Moskow akan menghadapi biaya lebih lanjut jika tindakannya di Ukraina tetap diteruskan. Ia juga mendesak pemimpin Rusia itu agar menggunakan pengaruhnya untuk membujuk para demonstran untuk meninggalkan bangunan yang mereka rebut.

Kemudian, Putin mendesak Obama agar mendorong pemerintah Ukraina upaya tidak menggunakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG