Tautan-tautan Akses

Pemimpin Partai Buruh Australia Akui Kalah Pemilu


Pemimpin Partai Buruh Australia Bill Shorten berbicara dalam sebuah konferensi pers di Melbourne, Australia, 10 Juli 2016.

Pemimpin Partai Buruh Australia Bill Shorten berbicara dalam sebuah konferensi pers di Melbourne, Australia, 10 Juli 2016.

Partai Buruh yang beroposisi mengaku kalah hari Minggu dalam pemilu nasional Australia, 8 hari setelah pemilu diadakan.

Pemimpin Partai Buruh, Bill Shorten, mengatakan ia merasa pasti Perdana Menteri Marcolm Turnbull dan pemerintahan koalisinya akan memperoleh cukup suara untuk mempertahankan kekuasaan.

Shorten mengatakan ia telah menelpon Turnbull untuk mengucapkan selamat kepadanya.

Turnbull mengatakan kemudian koalisi konservatifnya akan tetap berkuasa untuk masa jabatan 3 tahun yang kedua.

Namun, sementara penghitungan suara terus dilakukan, tidak jelas apakah koalisi itu akan memenangkan cukup kursi untuk membentuk pemerintah mayoritas, atau terpaksa bersekutu dengan anggota parlemen independen dan partai minoritas untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Keikutsertaan dalam pemilu adalah wajib bagi warga Australia. Rakyat Australia pergi ke TPS-TPS dalam jumlah besar lebih seminggu lalu dalam pemilu federal yang diguncang oleh sejumlah partai kecil, termasuk seorang calon dari Partai Hijau dan partai-partai independen.

Sekalipun perubahan iklim, imigrasi dan pendidikan adalah isu penting kampanye pemilu, ekonomi telah menjadi factor penentu hasil pemilu tersebut.

Keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa menciptakan kekhawatiran besar di Australia dan para tokoh politik membuat keamanan ekonomi sebagai inti kampanye pemilu mereka. [gp]

XS
SM
MD
LG