Tautan-tautan Akses

Pemimpin Oposisi Utama Minta Bertemu Presiden Zambia


Pemimpin oposisi utama Zambia, Hakainde Hichilema (foto: dok).

Pemimpin oposisi utama Zambia, Hakainde Hichilema (foto: dok).

Pemimpin utama oposisi Hakainde Hichilema dari Partai Persatuan Pembangunan Nasional (UPND) ingin bertemu Presiden Edgar Lungu untuk menyelesaikan "isu-isu nasional".

Partai Front Patriotik (PF) yang berkuasa di Zambia mengatakan Presiden Edgar Lungu tidak akan bertemu dengan pemimpin utama oposisi Hakainde Hichilema dari Partai Persatuan Pembangunan Nasional (UPND).

Hichilema meminta mereka bertemu untuk menyelesaikan isu-isu nasional “terkait” termasuk berlanjutnya kekerasan di bagian-bagian negara itu setelah pemilu dan referendum 11 Agustus.

Pemimpin oposisi itu juga mengimbau kepada kelompok-kelompok gereja dan masyarakat internasional untuk mengatur agar mereka bisa bertemu untuk membantu menyelesaikan situasi saat ini di negara itu.

Frank Bwalya, wakil manajer kampanye partai PF yang berkuasa mengatakan Presiden Lungu tidak akan bertemu dengan pemimpin oposisi itu sampai Hichilema menghentikan kekerasan yang diduga dilakukan oleh para pendukung UPND di kubu-kubu partai itu.

“Presiden Lungu sangat tegas. Ia mengatakan biarkan Hichilema meninggalkan cara-cara kekerasannya. Biarkan ia memilih jalan yang damai, maka saya akan bertemu dengannya. (Pesan) Presiden Lungu sangat jelas,” tegas Bwalya.

Bwalya juga menambahkan, “Isu bahwa Hakainde Hichilema ingin bertemu dengan Presiden Lungu sebenarnya hanya hiasan bibir belaka. Sebenarnya Hichilema ingin menunjukkan dirinya kepada masyarakat internasional bahwa ia orang yang bijaksana, menginginkan dialog, benar-benar mementingkan negara termasuk mematuhi UU dan ketertiban dan perdamaian di Zambia. Itu tidak benar.”

Dalam surat kepada media, UPND yang beroposisi menyampaikan kecewa PF dan Presiden Lungu tidak bersedia bertemu dengan pemimpin oposisi itu untuk membantu menyelesaikan ketegangan dan kekerasan yang dihadapi negara. [my/al]

XS
SM
MD
LG