Tautan-tautan Akses

Pemimpin Gereja Rumania Serukan Tenang pasca Kebakaran Kelab Malam


Warga Rumania memberikan penghormatan dan doa kepada para korban tewas dalam kebakaran sebuah kelab malam dengan menyalakan lilin di Bukares, Minggu (1/11).

Warga Rumania memberikan penghormatan dan doa kepada para korban tewas dalam kebakaran sebuah kelab malam dengan menyalakan lilin di Bukares, Minggu (1/11).

Kebakaran di sebuah kelab malam di ibukota Rumania, Bukares, hari Jumat (30/10) malam, menewaskan sedikitnya 32 orang.

Pimpinan tertinggi gereja Ortodoks Rumania mengatakan, orang-orang diharapkan untuk tenang, setelah peristiwa kebakaran kelab malam di Bukares yang menelan korban jiwa itu.

Daniel, yang mengepalai gereja itu, menghadiri upacara pemakaman Claudiu Petre hari Selasa (3/11). Petre dipuji sebagai pahlawan yang menyelamatkan seorang wanita dan masuk kembali ke gedung untuk menyelamatkan lebih banyak orang.

Gereja itu dikritik karena gagal, tidak segera menyampaikan rasa duka setelah kebakaran klub malam itu, di mana setidaknya 32 tewas dan puluhan lainnya dirawat di rumah sakit dengan luka bakar serius.

Para imam gereja baru pertama kali pergi ke tempat klub malam Colectiv yang terbakar itu untuk berdoa dan menyalakan lilin pada hari Selasa, empat hari setelah bencana itu. Lebih dari 85 persen warga Rumania adalah jemaah gereja itu.

Seorang pahlawan yang menyelamatkan orang dari kebakaran itu itu telah dimakamkan, membuat ratusan pelayat menangisi jurufoto dan penulis blog populer itu, termasuk pemimpin tertinggi gereja Ortodoks Rumania.

Seratus tiga puluh orang tetap dirawat di rumah sakit, 90 orang di antaranya dalam kondisi kritis atau serius akibat kebakaran Jumat malam ketika berlangsung konser musik rock.

Saksi mata mengatakan percikan kembang api dalam pertunjukan itu membakar dekorasi yang terbuat dari busa di klub itu. [ps/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG