Tautan-tautan Akses

Pemimpin al-Qaida Bertekad Dukung Pemimpin Baru Taliban


Pemimpin al-Qaida Ayman al-Zawahiri dalam siaran di laman kelompok militan itu.

Pemimpin al-Qaida Ayman al-Zawahiri dalam siaran di laman kelompok militan itu.

Dukungan ini menurut para analis negara-negara Barat merupakan upaya membatasi pertumbuhan militan saingannya, Negara Islam (ISIS), di Afghanistan.

Pemimpin al-Qaida Ayman al-Zawahiri telah bertekad memberi dukungan bagi pemimpin baru Taliban Afghanistan, Mullah Haibatullah Akhundzada, dalam sebuah langkah yang menurut para analis negara-negara Barat merupakan upaya membatasi pertumbuhan militan saingannya, Negara Islam (ISIS), di Afghanistan.

Dukungan Zawahiri muncul dalam video berdurasi 14 menit yang diunggah ke dunia maya hari Sabtu (11/6). Dalam video itu, ia menggambarkan Akhundzada sebagai "pemimpin kaum yang percaya" dan pemimpin "sah" kekhalifahan Islam.

Sementara itu ISIS – yang tegas-tegas ditentang oleh Zawahiri dan pengikutnya – bertekad untuk setia kepada Abu Bakr al-Baghdadi. Pemimpin ISISIS itu, yang telah memerintahkan semua Muslim untuk mematuhinya, mendeklarasikan pembentukan sebuah kekhalifahan pada tahun 2014 yang mencakup sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.

Pendahulu Akhundzada, Mullah Mansour, tewas bulan lalu dalam serangan pesawat tak berawak Amerika di Pakistan, di dekat perbatasan Afghanistan.

Ketika itu, para pejabat Amerika mengatakan Presiden Barack Obama menyetujui serangan tersebut karena pemimpin Taliban itu merupakan "hambatan bagi perdamaian" dan Mullah Mansour mempersiapkan rencana serangan baru terhadap sasaran-sasaran Amerika di ibukota Afghanistan.

Obama kemudian menyebut serangan yang menewaskan Mullah Mansour itu sebagai "tonggak penting dalam upaya lama Amerika untuk menciptakan perdamaian dan kemakmuran di Afghanistan." [zb]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG