Tautan-tautan Akses

Pemimpin Afghanistan dan Pakistan Bertemu di Turkmenistan


Perdana Menteri Nawaz Sharif (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di Ashgabat, Turkmenistan, (26/11)

Perdana Menteri Nawaz Sharif (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani di Ashgabat, Turkmenistan, (26/11)

Perdana Menteri Nawaz Sharif dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menghadiri Konferensi Angkutan Sedunia yang dapat bertahan lama yang pertama kalinya dalam sejarah dan diselenggarakan PBB di ibukota Turkmenistan, Ashgabat.

Pemimpin Pakistan dan Afghanistan bertemu hari Sabtu di sela-sela konferensi internasional di Turkmenistan guna membicarakan masalah yang mengganggu hubungan antara kedua negara.

Perdana Menteri Nawaz Sharif dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani membicarakan hubungan bilateral dan masalah kawasan tersebut, kata pejabat Pakistan tanpa memberi keterangan lebih jauh.

Sharif dan Ghani sedang menghadiri Konferensi Angkutan Sedunia yang dapat bertahan lama yang pertama kalinya dalam sejarah dan diselenggarakan PBB di ibukota Turkmenistan, Ashgabat.

Pertemuan internasional dua-hari itu bertujuan untuk menonjolkan peranan mendasar angkutan yang ramah lingkungan dalam melawan perubahan iklim dan mencapai masa depan yang lestari.

Perdana Menteri Sahrif, dalam pidatonya pada konferensi itu, menyatakan lagi bahwa Pakistan tetap mempertahankan kebijakan bertetangga yang damai.

“Perdamaian dan pembangunan saling berkaitan. Tanpa perdamaian dan stabilitas kawasan, kita tidak akan dapat memetik manfaat konektivitas dan perpaduan,” katanya.

Sementara itu, para pejabat Afghanistan mengatakan pemimpin militer Pakistan yang masa jabatannya akan berakhir, Jenderal Raheel Sharif, dalam telepon ucapan selamat tinggal kepada Kepala Eksekutif Afghanistan Abdullah Abdullah Jumat malam, membicarakan usaha memperkuat hubungan bilateral.

Kontak antara pemimpin Afghanistan dan Pakistan itu diadakan sementara hubungan yang selama ini dicemari perasaan saling tidak mempercayai antara kedua negara telah memburuk dalam beberapa bulan ini karena tuduh-menuduh mensponsori serangan teroris di wilayah satu sama lain. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG