Tautan-tautan Akses

Pemilu Presiden di Taiwan Ditutup, 2 Kandidat Bersaing Ketat


Presiden Ma Ying-jeou harus menghadapi persaingan ketat dari penantang utamanya, Tsai Ing-wen (foto: dok).

Presiden Ma Ying-jeou harus menghadapi persaingan ketat dari penantang utamanya, Tsai Ing-wen (foto: dok).

Presiden Ma Ying-jeou bersaing dengan penantang utamanya, kandidat Partai Progresif Demokratik Tsai Ing-wen, yang ingin menjadi presiden perempuan pertama di pulau itu.

Pemungutan suara telah ditutup di Taiwan, di mana warga memilih hari Sabtu dalam pemilihan presiden yang berlangsung ketat dan menarik perhatian Amerika dan Tiongkok.

Presiden Ma Ying-jeou bersaing dengan penantang utamanya, kandidat Partai Progresif Demokratik Tsai Ing-wen, yang ingin menjadi presiden perempuan pertama di pulau itu.

Ma, yang pemerintahan Partai Nasionalis-nya telah membangun hubungan ekonomi yang bersejarah dengan Tiongkok, berpendapat bahwa kebijakannya telah bermanfaat bagi rakyat Taiwan.

Ma Ying-jeou mengatakan, "Kami memiliki paket kebijakan yang dibangun dengan baik. Dan kami telah membuktikan bahwa kebijakan itu telah berjalan dengan sangat baik dalam tiga tahun terakhir. Jadi, mohon pilih Ma Ying-jeou, ijinkan saya terus memerintah negeri itu. Apakah Anda setuju?"

Dia mengingatkan para pendukungnya bahwa kebijakannya - termasuk kesepakatan perdagangan bebas yang besar - telah membantu membuka pasar Tiongkok yang sangat besar bagi industri-industri teknologi tinggi di Taiwan.

Tapi Tsai, dalam kampanye besarnya sendiri, menunjuk pada semakin besarnya perbedaan pendapatan antara orang kaya dan miskin. Ia memprediksi akan terpilih dengan mandat untuk memberi rasa keamanan yang lebih besar kepada rakyat Taiwan.

Tsai Ing-wen berkata, "Besok, Taiwan akan membuka lembaran baru dalam sejarah, karena kita akan memiliki presiden perempuan."

Tsai hanya tertinggal tiga persen dalam jajak pendapat publik akhir pekan lalu.

Pemilu itu diawasi dengan seksama di Beijing, di mana pejabat Tiongkok berharap Ma akan menang. Hubungan antara Tiongkok dan Taiwan mencapai titik rendah semasa pemerintahan periode sebelumnya oleh DPP, yang lebih simpatik pada seruan bagi kemerdekaan Taiwan, dibanding kaum Nasionalis.

Hasil pemilu tersebut juga menjadi perhatian Amerika, yang secara hukum wajib mendukung Taiwan jika terjadi perselisihan dengan Tiongkok. Beijing menganggap Taiwan sebagai provinsi Tiongkok yang memisahkan diri dan mengancam untuk menggunakan kekuatan militer jika Taiwan mendeklarasikan kemerdekaannya. Hasil pemilu akan diumumkan Sabtu ini.


XS
SM
MD
LG