Tautan-tautan Akses

Pemilik Maskapai Penerbangan Bhoja Air Dilarang Tinggalkan Pakistan


Tentara Pakistan dan media meninjau lokasi jatuhnya pesawat Boeing 737 milik maskapai penerbangan Bhoja Air di Islamabad (21/4).

Tentara Pakistan dan media meninjau lokasi jatuhnya pesawat Boeing 737 milik maskapai penerbangan Bhoja Air di Islamabad (21/4).

Pakistan melarang pemilik maskapai penerbangan Bhoja Air meninggalkan negara itu setelah salah satu pesawatnya jatuh dan menewaskan 127 orang.

Menteri Dalam Negeri Rehman Malik mengatakan Farooq Bhoja dilarang meninggalkan Pakistan selama pejabat-pejabat penerbangan menyelidiki kecelakaan yang menewaskan seluruh penumpang dan awaknya, Jum'at (20/4).

Tim-tim penyelamat sipil maupun militer telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Ketua tim penyelamat militer kepada wartawan mengatakan sejauh ini sudah 110 mayat ditemukan. Pihak berwenang meminta penduduk agar menjauh dari tempat kecelakaan selama proses pengambilan korban.

Pesawat Boeing 737 milik maskapai penerbangan Bhoja Air itu sedang dalam penerbangan pertamanya dari kota pelabuhan Karachi, Pakistan selatan ke ibukota Islamabad. Pesawat itu jatuh di dekat bandara internasional Islamabad saat hujan disertai petir dan badai.

Para saksi mata mengungkapkan pesawat jatuh dekat wilayah padat penduduk dekat Bandara dan mungkin sudah terbakar sebelum menghantam daratan. Pejabat-pejabat mengatakan tidak seorang pun di darat yang cedera.

Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani memerintahkan penyelidikan atas kecelakaan tersebut.

Juli 2010, pesawat penumpang milik perusahaan swasta Airblue jatuh di pegunungan dekat Islamabad, menewaskan ke 152 penumpangnya. Itu merupakan kecelakaan pesawat paling mematikan dalam sejarah Pakistan.
XS
SM
MD
LG