Tautan-tautan Akses

Pemilih Irak Beranikan Diri Hadapi Pengeboman untuk Berikan Suara


Salah seorang pemilih perempuan Irak di sebuah TPS di Baghdad.

Salah seorang pemilih perempuan Irak di sebuah TPS di Baghdad.

PBB menyatakan hasil awal pemilu parlemen di Irak hari Minggu baru tersedia dalam beberapa hari mendatang.

Rakyat Irak memberanikan diri menghadapi serangan bom dan mortir yang menewaskan 38 orang hari Minggu, untuk memberikan suara dalam pemilihan anggota parlemen. Pemiihan tersebut dianggap sebagai ujian bagi demokrasi di Irak.

TPS-TPS telah ditutup, dan penghitungan suara telah dimulai, tetapi PBB menyatakan hasil awal baru tersedia dalam beberapa hari mendatang.

Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki, seorang Syiah, menghadapi persaingan ketat dalam pemilu ini dari bekas sekutu-sekutu Syiahnya, serta dari politisi Sunni dan Kurdi.

Diperkirakan tidak ada partai yang meraih kemenangan langsung, sehingga pemerintah baru kemungkinan akan merupakan koalisi.

Siapapun yang memimpin pemerintah baru akan mengawasi penarikan pasukan Amerika, yang dijadwalkan tuntas pada akhir tahun depan.

Presiden Amerika Barack Obama hari Minggu menyampaikan ucapan selamat kepada rakyat Irak yang memberikan suara meskipun terjadi berbagai tindak kekerasan.

XS
SM
MD
LG