Tautan-tautan Akses

Pemerintahan Obama Sediakan Hibah untuk Program Magang


Seorang magang di Plumbers and Steamfitters Union di Maryland. (Foto: ilustrasi)

Seorang magang di Plumbers and Steamfitters Union di Maryland. (Foto: ilustrasi)

Dalam usaha agar bertambah banyak orang yang memasuki lapangan kerja, pemerintahan Obama tahun lalu menyediakan hibah hampir 200 juta dolar untuk program magang.

Serikat The International Brotherhood of Electrical Workers menyelenggarakan program lima tahun gratis kerja magang. Meskipun magang siswanya menerima gaji. Dalam seminggu mereka belajar di kelas satu hari sedang empat hari berikutnya magang sambil kerja. Siswa yang tidak punya pengalaman kerja dibayar hampir 20 dolar per jam kerja tambah tunjangan sosial lain.

Asisten direktur program yang bernama Joint Apprenticeship and Training Committee Kevin Burton menjelaskan, tiap tahun ada sampai 200 lulusan program yang memasuki lapangan kerja lengkap dengan jaminan kesehatan, pensiun, dan terpenting dari semuanya jaminan kerja. Kevin Burton mengatakan, "Perguruan tinggi tidak selalu jaminan untuk mendapat kerja. Saya bisa saja lulusan perguruan tinggi namun tidak mendapat pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang saya ambil sehingga jaminan kerja saya minimal. Di Local 26 Apprenticeship Program kami melatih siswa ketrampilan yang dapat mereka pergunakan di mana saja di negeri ini.

Memperluas program melatih tenaga kerja seperti itu merupakan prakarsa Presiden Obama yang meninjau balai latihan magang-kerja itu tahun 2010. Tahun lalu pemerintahan Obama mengumumkan hebah hampir 200 juta dolar bermitra dengan sektor pemerintahan maupun swasta untuk memperluas program magang-kerja sebagai salah satu cara membangun kelas menengah di Amerika.

Para siswa mengasah ketrampilan mereka dengan harapan dapat menjadi ketrampilan seumur hidup yang memberi pekerjaan penuh waktu di sektor kelistrikan atau telekomukasi disertai stabilitas keuangan jangka panjang. [al]

XS
SM
MD
LG