Tautan-tautan Akses

Pemerintah Yunani Operasikan Kembali TV Pemerintah


Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis berpidato dalam konferensi economi di Athena, 14 Mei 2015.

Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis berpidato dalam konferensi economi di Athena, 14 Mei 2015.

Menteri Keuangan Yunani mengatakan ia berandai negaranya tidak pernah bergabung dengan zona euro dan berjanji akan menolak kesepakatan dana talangan apapun yang akan membawa kehancuran.

Ratusan orang awal minggu ini mendatangi bekas tempat kerja mereka yaitu kantor ERT setelah pemerintah memutuskan untuk mengoperasikan kembali stasiun televisi pemerintah yang telah berusia 60 tahun itu.

Pemerintah Yunani sebelumnya menutup ERT tahun 2013 dan memecat 2.600 orang demi pemangkasan anggaran seperti yang dituntut oleh pihak kreditur Yunani.

Dibukanya lagi kantor itu adalah bagian dari program pemerintah saat ini yang anti-penghematan untuk memulihkan pengeluaran negara.

Panagiotis Hasapis, bekas teknisi di ERT, mengatakan perasaannya campur aduk.

"Setelah 23 bulan kami kembali memasuki gedung ERT di mana polisi dulu mengusir kami," ujarnya. "Saya ingin mengatakan ini bagaikan kemenangan tetapi momen ini juga terasa pahit," lanjutnya.

Krisis di Yunani belum berakhir. Ekonomi negara itu kembali jatuh ke dalam resesi.

Analis Raoul Ruparel pada lembaga kebijakan Open Europe di London menyalahkan negosiasi antara Yunani dan Uni Eropa yang berkepanjangan.

"Tingkat kepercayaan pasar terhadap ekonomi Yunani kian terkikis selama negosiasi berlarut-larut," kata Raoul.

Hari Senin (11/5) Yunani membayar utang sebesar 858 juta dollar kepada Dana Moneter Internasional (IMF), tetapi dengan dana darurat yang dipegang IMF sendiri.

Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis memperingatkan bahwa negaranya mungkin kehabisan uang tunai untuk membayar tagihan dalam dua minggu mendatang. Hari Kamis, ia menjelaskan mengapa Yunani menolak tuntutan Uni Eropa untuk melakukan reformasi lebih drastis.

Ia mengatakan jika ia menuruti semua permintaan kreditur, maka ia tidak berbeda dengan menteri keuangan sebelumnya yang menandatangani program penyesuaian fiskal jangka menengah meskipun sadar program itu tidak bisa dijalankan. Matematika, katanya, telah membuktikan program itu tidak layak dijalankan.

Yunani harus mencari dana senilai 2,2 miliar dollar sebelum akhir Mei untuk membayar gaji dan dana pensiun. Bulan Juli dan Agustus, Yunani harus membayar obligasi senilai 7,7 miliar dollar kepada bank sentral Eropa. Jika gagal, analis Ruparel mengatakan konsekuensinya akan buruk.

Kecuali Yunani dan Uni Eropa menemukan kata sepakat pada saat-saat terakhir, krisis utang di negara itu akan mencapai masa kritis karena uang mulai habis.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG