Tautan-tautan Akses

Pemerintah Somalia Serang Bekas Pemimpin Perang, Sedikitnya 10 Tewas


Seorang warga sipil cedera akibat bentrokan antara pasukan Somalia dan milisi yang setia kepada mantan pemimpin perang di Mogadishu.

Seorang warga sipil cedera akibat bentrokan antara pasukan Somalia dan milisi yang setia kepada mantan pemimpin perang di Mogadishu.

Pertempuran sengit terjadi Jumat (15/8) antara pasukan pemerintah Somalia dan milisi yang setia kepada mantan pemimpin perang di Mogadishu barat-daya.

Para saksi mata dan pejabat pemerintah mengatakan sedikitnya 10 orang tewas dalam pertempuran di kawasan Wadajir, Mogadishu barat daya.

Warga yang ketakutan di Wadajir mengatakan kepada VOA mereka mendengar tembakan dan ledakan dalam pertempuran itu, yang sangat sengit, bahkan untuk ibukota yang bergolak.

Mantan panglima perang, Ahmed Hassan Adow, mengatakan kepada VOA melalui telepon bahwa bentrokan berawal ketika pasukan pemerintah menyerang rumahnya menjelang fajar.

Pasukan Uni Afrika mengatakan sedang berusaha untuk mengamankan sebuah gudang senjata di dekat rumah panglima perang itu ketika milisi yang setia kepada Adow menyerang. Dikatakan milisi itu “kalah kuat” dan 20 orang ditangkap. Lima belas senjata dan amunisi juga disita.

Juru bicara pasukan Uni Afrika Ali Hamud kemudian mengatakan Adow, yang dikenal sebagai Ahmed Da'i, melarikan diri dari rumahnya dan pasukan Somalia dan Uni Afrika mengejarnya.

Serangan itu merupakan bagian dari upaya terbaru pemerintah Somalia untuk mengurangi senjata milik mantan para panglima perang, politisi dan pengusaha.

Pasukan Uni Afrika dan Somalia juga telah terlibat dalam bentrokan berkepanjangan melawan gerilyawan al-Shabab, yang berusaha memaksakan hukum Islam yang sangat ketat.

XS
SM
MD
LG