Tautan-tautan Akses

Siprus Perintahkan Bank Tetap Tutup Hingga Kamis


Presiden Siprus Nicos Anastasiades menyampaikan pidato kenegaraan dari Istana Presiden di Nicosia (25/3).

Presiden Siprus Nicos Anastasiades menyampaikan pidato kenegaraan dari Istana Presiden di Nicosia (25/3).

Presiden Siprus Nicos Anastasiades mengatakan harus menyetujui persyaratan dana talangan baru $ 13 miliar agar ekonomi negaranya tidak ambruk.

Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan ke seluruh negaranya melalui televisi Senin malam (25/3), Presiden Siprus Nicos Anastasiades mengatakan pilihan-pilihan untuk negaranya tidak mudah.

Untuk membela persetujuan dana talangan $13 miliar, Presiden Nicos Anastasiades mengatakan pembatasan modal akan dikenakan untuk mencegah deposan menarik uang secara besar-besaran. Tetapi ia mengatakan pembatasan itu hanya bersifat sementara.

Semua bank Siprus semula dijadwalkan akan buka kembali hari Selasa, dengan pengecualian dua bank terbesar yaitu Bank Siprus dan Bank Laiki Siprus. Bank-bank di Siprus telah tutup lebih satu minggu karena kekhawatiran penarikan uang besar-besaran oleh para pelanggan mereka.

Tetapi dalam pernyataan yang dikeluarkan Senin malam, bank sentral mengubah haluan dan memerintahkan bank-bank tetap tutup sampai hari Kamis, untuk menjamin kelancaran seluruh sistem perbankan.

Siprus mulai menutup bank terbesar keduanya, Bank Umum Siprus, dan merestrukturisasi bank terbesarnya, Bank Siprus. Bank sentral Siprus mengangkat administrator khusus untuk mengelola Bank Siprus, yang mendorong direkturnya untuk mengundurkan diri.

Sementara itu, badan pemerintah kredit Fitch menurunkan peringkat kedua bank tersebut ke level default, antara lain karena kerugian yang diberlakukan terhadap para pemegang surat-surat berharga bank-bank tersebut sesuai ketentuan mengenai paket dana talangan yang disetujui Siprus dengan negara-negara Eropa tetangganya, Bank Sentral Eropa dan Dana Moneter Internasional. Selain itu, Menteri Keuangan Siprus Michael Sarris menyatakan nasabah yang memiliki lebih dari 130 ribu dolar dalam rekening mereka pada bank-bank itu, dapat kehilangan hingga 40 persen uang mereka untuk membantu Siprus mengembalikan dana talangan tersebut.

Ribuan orang muda berunjuk rasa di luar gedung parlemen untuk menentang tiga kreditor internasional Siprus dan ketentuan-ketentuan mengenai dana talangan tersebut. Demonstran Antonis Sahariu mengatakan Eropa adalah milik rakyat banyak, bukan hanya orang-orang kaya.

Keputusan untuk tetap menutup bank-bank hingga Kamis semakin menambah perasaan frustrasi di kalangan warga Siprus. Takis Yalouris, seorang akuntan, mengatakan penutupan bank-bank tersebut mengguncang kalangan bisnis.

Presiden Siprus Nicos Anastasiades mengatakan dalam pidato televisi Senin malam bahwa meskipun bank-bank akan dibuka kembali, pembatasan akan diberlakukan untuk mencegah nasabah menarik uang secara besar-besaran. Tetapi ia mengatakan pembatasan tersebut hanya berlaku sementara. Ia menyebut ketentuan-ketentuan mengenai dana talangan tersebut “menyakitkan” tetapi itu merupakan yang terbaik yang dapat dirundingkan.
XS
SM
MD
LG